BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman membuka kegiatan Pesantren Kilat SMP Negeri 1 Koba di Gedung Serba Guna (GSG), Senin (02/03/2026).
Pesantren kilat yang diikuti oleh sebanyak 700 siswa SMP Negeri 1 Koba tersebut mengangkat tema Menanam Adab, Menuai Keberkahan, Tumbuh dan Berkembang di Taman Kesalihan.
Dalam kesempatan itu Algafry menyampaikan agenda untuk mengisi bulan Ramadan ini memiliki makna yang sangat penting bagi para siswa-siswi sekolah.
"Jadi, saya berpikir bahwa ini adalah satu metode dalam rangka bagaimana memberikan motivasi kepada siswa ini, supaya mereka tetap semangat untuk bisa mengenal agama dan terus mempelajari dan meyakini nya," ujar Algafry.
Algafry menerangkan, kegiatan serupa juga digelar di sejumlah wilayah lain di Bangka Tengah, seperti Kecamatan Namang, dan Lubuk Besar.
Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai ajang pembentukan karakter generasi muda, meskipun tantangan yang dihadapi saat ini berbeda dengan masa sebelumnya.
"Jadi ini memang dilakukan juga di setiap sekolah yang ada di Namang, di Lubuk, itu semuanya dilakukan pada masing-masing sekolah," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Koba, Hana Meilani menyebutkan, pesantren kilat bukan hanya program bagi beragama islam, tetapi juga disertai bimbingan keagamaan bagi siswa penganut agama lain.
"Selama empat hari ke depan, kami juga melaksanakan bimbingan keagamaan untuk siswa Katolik, Kristen, Konghucu, dan Buddha dengan menghadirkan tokoh agama masing-masing. SMP Negeri 1 Koba ini mencerminkan Indonesia mini,” kata Hana.
(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)