TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Persiapan keberangkatan jemaah calon haji asal Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi dipastikan hampir rampung.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Natuna, Nasoha, mengatakan seluruh tahapan administrasi dan pembinaan jemaah telah berjalan sesuai jadwal.
Saat ini, para calon jemaah haji Natuna itu tinggal menunggu jadwal masuk asrama haji.
“Kalau untuk proses, kita sudah oke dan aman. Tinggal menunggu pemberangkatan atau masuk asrama haji pada 22 April, kemudian 23 Aprilnya berangkat. Karena kita masuk Kloter 2 Kepri embarkasi batam dan bergabung di sana,” ujar Nasoha kepada TribunBatam.id, Senin (2/3/2026).
Ia menjelaskan, seluruh jemaah telah mengikuti pemeriksaan kesehatan serta manasik haji secara berjenjang, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Pemeriksaan kesehatan sudah, manasik berjenjang juga sudah. Pengurusan visa dan administrasi lainnya juga sudah selesai,” jelasnya.
Menurut Nasoha, manasik haji tingkat daerah maupun nasional telah dilaksanakan sebelum Ramadan.
Kegiatan manasik digelar sejak awal Februari hingga 14 Februari 2026.
Terkait kuota, Nasoha menyebutkan dari total jemaah Natuna yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebanyak 44 orang, satu orang di antaranya menunda keberangkatan.
“Jadi tersisa 43 orang. Namun yang sudah tersusun di Kloter 2 Kepri itu sebanyak 36 orang dan siap berangkat musim haji tahun ini,” terangnya.
Sementara itu, sekitar tujuh orang lainnya masuk dalam daftar cadangan dan masih menunggu perkembangan.
“Mereka menunggu jika ada jemaah Kepri yang menunda atau berhalangan menjelang keberangkatan. Kalau ada yang menunda, maka cadangan bisa masuk. Tapi kalau tidak ada, kemungkinan berangkat tahun depan,” ungkap Nasoha.
Ia berharap hingga hari keberangkatan nanti berjalan lancar tanpa kendala, sehingga jemaah haji Natuna dapat menunaikan rukun Islam kelima dengan aman dan khusyuk.
“Kita doakan semoga semua tahapan berjalan lancar dan jemaah diberikan kesehatan, dan sampai kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya. (TribunBatam.id/Birri Fikrudin)