TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah sepeda motor tampak terparkir di halaman Mapolda Kepri.
Garis polisi (police line) tampak terpasang di sejumlah kendaraan bermotor itu.
Itu merupakan barang bukti dari sindikat pencurian motor alias curanmor di Batam berinisial Mg, Sm dan Uc.
Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H melalui Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kepri, Kombes. Pol. Ronni Bonic, S.H., S.I.K., M.H mengatakan, tiga pria tersebut merupakan sindikat yang beroperasi di Batam dengan peran masing-masing.
“Dari hasil pengungkapan ini, kami membekuk tiga tersangka. Dua orang ditangkap di kawasan Marina, Sagulung, dan satu tersangka di Jodoh,” ungkap Ronni, Senin (2/3/2026).
Polisi meringkus mereka pada Sabtu (28/2/2026).
Dua tersangka, Mg dan Sg, dibekuk di kawasan Marina.
Sementara Uc diamankan di kawasan Jodoh.
Berdasarkan laporan polisi, sindikat ini beraksi di sejumlah lokasi di Batam Kota.
Para tersangka mengaku telah mencuri sedikitnya empat unit sepeda motor, dengan sasaran utama sepeda motor jenis matik.
“Empat unit sepeda motor hasil curian berhasil kami amankan dan saat ini berada di Mapolda Kepri sebagai barang bukti,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan, diketahui MG dan SM merupakan residivis kasus serupa.
Sementara UC berperan sebagai penadah.
Motor hasil curian dijual kepada UC dengan harga bervariasi, berkisar Rp1 juta hingga Rp1,6 juta per unit, tergantung jenis dan kondisi kendaraan.
“Mereka mengaku baru empat kali melakukan pencurian. Namun, pengakuan ini masih kami dalami karena tidak menutup kemungkinan ada TKP lain. Kasus ini juga melibatkan jaringan penadah, sehingga masih kami kembangkan,” tegas Ronni.
Ia memastikan penyidikan masih berlanjut untuk membongkar kemungkinan keterlibatan pelaku lain maupun jaringan penadah yang lebih luas.
Akibat perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 472 tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman hukuman pidana sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat juga diminta segera melapor ke polisi apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pemilik sepeda motor matik yang kerap menjadi sasaran pelaku curanmor," sebutnya.(TribunBatam.id/Bereslumbantobing)