Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Satu tahun berjalan, pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah belum lepas dari persoalan-persoalan, termasuk di Kabupaten Bangkalan, Madura.
Kondisi tersebut memantik kritik konstruktif dari Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Dapil Madura, KH Nasih Aschal, yang menekankan perlunya evaluasi secara menyeluruh terhadap program MBG.
Pernyataan itu disampaikan Kiai Nasih di sela saresahan bersama awak media bertemahan "Digitalisasi Pendidikan: Peluang atau Tantangan bagi Generasi Bangsa?" yang digelar di RM Dapur Sambal, Jalan Halim Perdana Kusuma Bangkalan, Senin (2/3/2026) malam.
"Tentu kita berharap pemerintah melihat ini bukan hanya kasuistik yang cukup diselesakan dengan satu kebijakan saja, tetapi harus dibuat kebijakan baru. Sehingga para pengelola SPPG bisa dengan serius mengelola dapurnya," ungkap Kiai Nasih.
Sebagai wakil rakyat, banyak keluhan yang diterima Kiai Nasih meski dari setiap laporan yang diterimanya bisa dipilah, mana yang benar-benar menjadi kesalahan dalam pengelolaan.
Apabila terjadi kesalahan pada pengelolaan, lanjutnya, dimungkinkan karena kurang pengetahuan atau minimnya sosialisasi.
Sehingga banyak aspek yang perlu diperhatikan pemerintah agar tidak sampai berimbas kepada para siswa selaku penerima manfaat.
"Saya kira program MBG ini, sekali lagi perlu dievaluasi secara menyeluruh dan tuntas karena ini bukan hanya kasuistik yang cukup diselesakan dengan satu kebijakan saja," tegas Kiai Nasih.
Baca juga: Pengasuh Ponpes di Bangkalan Ingatkan SPPG Amanah Distribusikan MBG Selama Ramadan
Niat baik pemerintah pusat melalui program MBG harus dibarengi dengan sikap keterbukaan selebar-lebarnya terhadap kritik dan saran yang dilontarkan berbagai elemen masyarakat.
Sehingga penguatan-penguatan terhadap pelaksanaan program MBG semakin tahun semakin baik melaui kebijakan-kebijakan yang lebih kuat.
"Tentu kita berharap kebijakannya harus lebih kuat. Dari unsur pemenuhan gizi, saya kira skemanya sudah bagus, tinggal aplikasi di lapangan yang belum dilakukan dengan opimal," ungkap Kiai Nasih yang juga Ketua DPD Partai NasDem Bangkalan itu.
Karena itu, lanjutnya, Kiai Nasih berharap para wakil rakyat di DPR RI terutama yang bermitra dengan Badan Gizi Nasional (BGN) harus menyuarakan juga sebagai wujud fungsi pengawasan atau mengawal pelaksanaan program MBG.
"Jadi saya kira teman-teman anggota DPR RI perlu menyuarakan agar ada tindak lanjut yang lebih menjanjikan. Sehingga bukan sekadar kasuistik saja karena niat baik dalam program MBG itu harus bisa dioptimalkan dengan sungguh-sungguh," pungkas Kiai Nasih.