Istri Bos Rokok Meninggal Buntut Tabrakan Harley Davidson Versus Jupiter MX, Suami Kritis di RS
Refly Permana March 02, 2026 10:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Wates-Purworejo, tepatnya di Dusun Palihan, Temon, Kulon Progo, pada Minggu (1/3/2026) sore.

Wanita bernama Anis Syarifah meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan motor gede Harley Davidson versus Jupiter MX tersebut.

Korban lainnya, H Muhamad Suryo, selamat dan masih menjalani perawatan medis.

Kondisinya dikabarkan cukup parah.

Baca juga: Keinginan Terakhir Sang Kurir yang Belum Terwujud Sebelum Meninggal Kecelakaan di Palembang

Sekedar informasi, Suryo dikenal sebagai salah satu pengusaha ternama karena memiliki brand rokok.

Suryo adalah sosok yang mengendarai motor Harley dengan membonceng almarhumah.

Anis Syarifah meninggal di usia 41 tahun, ia memiliki dua buah hati bersama Suryo.

Jenazah Anis Syarifah dikebumikan di Pemakaman Muslim Tajem, Sleman pada Senin (2/3) siang. 

Sebelumnya jenazah istri dari founder Surya Group ini telah disemayamkan di rumah duka di perumahan Green Hills Residen, Kabupaten Sleman. 

Pantauan di rumah duka, sejak siang telah dipenuhi ratusan pelayat yang datang untuk menyampaikan ucapan belasungkawa. 

Karangan bunga dari sejumlah tokoh, lembaga dan perusahaan terus berdatangan, bahkan memadati komplek perumahan di wilayah Sardonoharjo, Ngaglik ini.

Baca juga: Sebab Kecelakaan di Dekat Poligon Palembang Sore Tadi, Korban Jatuh Usai Hindari Stum di Tepi Jalan

Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, mengungkapkan, pihaknya melalui Satlantas Polres Kulon Progo saat ini masih melakukan penanganan intensif dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh melalui metode Traffic Accident Analysis (TAA) untuk menganalisis peristiwa kecelakaan tersebut.

"Proses ini dilakukan guna memastikan kronologi kejadian secara akurat," kata Sarjoko, melalui keterangannya, Senin (2/3/2026). 

Polisi juga mengumpulkan barang bukti dan melengkapi data-data yang diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti dari terjadinya kecelakaan. 

Selain itu, petugas di lapangan masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap para saksi di sekitar lokasi kejadian maupun terhadap pihak-pihak terkait lainnya.

Terkait hasil penyelidikan terutama mengenai penyebab kecelakaan, menurut Sarjoko, sejauh ini belum dapat disampaikan. 

Hal ini karena proses masih berjalan dan pihaknya ingin memastikan semua fakta terkumpul secara objektif dan profesional.

"Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan kembali setelah hasil olah TKP dan penyelidikan dinyatakan lengkap," katanya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.