Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon mencatat jumlah penanganan bencana alam yang telah ditangani sebanyak 1.325 kejadian.
Jumlah ini dihimpun dari 5 Kecamatan di Kota Ambon yaitu Baguala, Leitimur Selatan, Nusaniwe, Sirimau, dan Teluk Ambon.
Jumlah penanganan bencana alam ini terhitung dari Bulan Februari-November 2025
Berbagai penanganan telah dilakukan akibat dari bencana alam seperti tanah longsor, cuaca ekstrem, banjir, kebakaran permukiman, dan pohon tumbang.
Baca juga: Penempatan PPPK PW di Maluku Tengah Belum Final, Guru Swasta Bakal di Rotasi ke Sekolah Negeri
Baca juga: Inflasi Maluku YoY Februari 2026 Naik, Capaian 5,97 Persen IHK 112,30
Berikut daftar bencana alam di Kota Ambon
Terdata bencana alam longsor sebanyak 888 kejadian.
Sedangkan 49 kejadian terhitung banjir dan pohon tumbang.
Bencana tanah longsor sebanyak 147, selanjutnya 25 kajadian lainnya kategori cuaca ekstrem dan pohon tumbang.
Didominasi oleh bencana alam tanah longsor sebanyak 110, sedangkan 7 kejadian lainnya banjir.
Bencana alam tanah longsor mendominasi juga sebanyak 54 selanjutnya 24 kejadian lainnya terhitung dari cuaca ekstrem.
Dengan sedikit laporan tanah longsor hanya 2 kejadian.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Frits Tatipikalawan, menjelaskan upaya yang dilakukan.
Salah satunya dengan melibatkan Dinas terkait lainnya bersama-sama membantu masyarakat menangani bencana.
"Kita terus lakukan koordinasi dengan pihak lainnya untuk mengupayakan penanganan bencana alam yang terjadi di masyarakat," ujarnya kepada Tribun Ambon.com, Senin (2/3/2026).
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan dua hal yakni tidak berlindung di bawah pohon rindang serta menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah sembarangan yang dapat memicu banjir.(*)