POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Belitung, Suyanto belum menerima laporan terkait adanya jamaah asal Belitung yang terdampak perang Amerika Serikat (AS) - Iran.
"Kalau sampai hari ini belum ada laporan dari travel dan mudah-mudahan semuanya aman-aman saja," ujar Suyanto, Senin (2/3/2026).
Ia menjelaskan selama ini, travel penyelenggara haji dan umrah melaporkan jamaahnya setiap akhir tahun, bukan setiap keberangkatan.
Oleh sebab itu, Kemenag Belitung belum memiliki data terkait jamaah yang berangkat umroh pada tahun 2026.
"Mereka biasa melapor di akhir tahun. Sampai hari ini belum ada travel yang melapor jamaah mereka terdampak," katanya.
Suyanto menambahkan khusus di wilayah Belitung terdapat sembilan travel umrah.
Biasanya paket umrah yang ditawarkan mulai dari sembilan hari dan 12 hari.
"Kalau terakhir, minggu kemarin belum ada kabar keberangkatan," katanya.
Di sisi lain, kata dia, Kemenag Belitung juga sudah membagikan pesan video dari Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak yang mengimbau jamaah menunda keberangkatan umrah pasca ekskalasi konflik di Timur Tengah.
(Posbelitung.co/Dede Suhendar)