BOLASPORT.COM - Pelatih John Herdman bisa saja pusing menentukan kiper nomor satu Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, pilihannya ada Maarten Paes dan Emil Audero.
FIFA Series 2026 akan digelar di Jakarta, Indonesia pada Maret ini.
Timnas Indonesia akan melawan Saint Kitts dan Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB
Pertandingan lainnya digelar pada hari yang sama pada 20.00 WIB.
Pemenang kedua laga akan saling bertemu pada Senin, 30 Maret 2026.
Tim yang kalah berduel untuk tempat ketiga pada hari yang sama pukul 15.30 WIB.
Menjelang agenda tersebut, pelatih Timnas Indonesia John Herdman disuguhkan dua kiper yang tengah tampil baik bersama klub masing-masing.
Maarten Paes baru-baru ini menjadi kiper utama Ajax sejak pindah ke Amsterdam pada Februari lalu.
Paes bisa menjadi starter, karena kiper utama Ajax Vitezslav Jaros cedera.
Eks kiper FC Dallas itu sudah tampil dalam dua pertandingan Ajax dengan 180 menit bermain di Eredivisie 2025/2026.
Ia mencatatkan satu clean sheets, satu kebobolan, dan memiliki rating 7,8.
Peforma Paes cukup untuk menjadi kiper nomor satu Timnas Indonesia, akan tetapi ia memiliki pesaing.
Pesaing Paes ialah Emil Audero yang bermain untuk Cremonese di Serie A Italia 2025/2026.
Menurut Fotmob, Emil Audero sudah tujuh clean sheets dari 23 laga yang dijalani bersama Cremonese di liga.
Emil tercatat kebobolan 31 gol dan memiliki rating 7,08.
Baru-baru ini, Emil bersama Cremonese melawan AC Milan pada Minggu (1/3/2026).
Cremonese kalah 0-2 dari tim kuat AC Milan.
Meski kebobolan dua gol, Emil tak pantang menyerah.
"Ya, selalu dan hanya melihat ke depan, percaya dan memberikan segalanya untuk tujuan ini. Jangan menyerah!," tulis Emil di Instagramnya.
Belakangan ini, Emil dikaitkan dengan Juventus yang dikabarkan melakukan perombakan.
Emil dilaporkan menjadi salah satu incaran Juventus yang merupakan tim yang pernah dibelanya.
"Juventus baru-baru ini juga mengincar sejumlah penjaga gawang Serie A kelas menengah: Ivan Provedel (lahir tahun 1994, kontrak berakhir 2027) dari Lazio, Lorenzo Montipò (1996, 2028) dari Verona, Wladimiro Falcone dari Lecce (1995, 2028), Federico Ravaglia (1999, 2028) dari Bologna, dan Emil Audero (1997, kontrak berakhir Juni) dari Cremonese, yang kebetulan tumbuh di sistem akademi Juventus (detail penting untuk menghindari menempati posisi di skuad Serie A dan Liga Champions)," tulis media Italia, La Gazzetta Dello Sports
Patut kita nantikan, siapakah yang akan menjadi kiper utama Timnas Indonesia nantinya?