TRIBUNJATENG.COM, SIDOARJO - Peristiwa nahas terjadi di Jalan Raya A Yani, tepatnya di utara Sungai Buntung sebelum Fly Over Aloha, di kawasan Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (2/3/2026).
Seorang tukang tambal ban tewas setelah kepalanya terkena pengunci velg truk yang terpental saat proses pengisian angin.
Rinto Simangunsong (48), warga Magersari, Sidoarjo, meninggal di lokasi kejadian akibat luka berat di bagian kepala.
Baca juga: Motor Matik Hancur Dihantam Minibus dengan Kecepatan Tinggi, Pengendara Tewas di Lokasi
Baca juga: Terpental Tabrak Pohon, Pelajar 16 Tahun Tewas di TKP Kecelakaan
Peristiwa itu bermula ketika sebuah truk tronton bernomor polisi D 9465 VC yang dikemudikan Teguh Irawan (45), warga Krembung, Sidoarjo melaju dari arah Sidoarjo menuju Surabaya.
Dalam perjalanan, pengemudi menghentikan kendaraannya karena tekanan salah satu ban berkurang.
“Truk itu kemudian berhenti di lokasi tambal ban untuk mengisi tekanan angin. Saat proses pengisian berlangsung, sopir sempat mengingatkan agar tekanan angin tidak terlalu tinggi,” kata Kapolsek Gedangan Kompol Anak Agung Gede Rai Darmayasa.
Namun, diduga tekanan angin meningkat melebihi batas sehingga ban truk tersebut meletus.
Ledakan keras itu membuat pengunci velg terlepas dan meluncur hingga mengenai kepala korban.
“Pengunci velg yang terlepas itu mengenai kepala korban. Akibatnya, dia meninggal dunia di tempat dengan luka parah di bagian kepala,” lanjut Kapolsek.
Korban tergeletak di dekat truk sesaat setelah ledakan terjadi.
Peristiwa tersebut juga sempat mengundang perhatian warga sekitar.
Petugas dari Polsek Gedangan yang menerima laporan juga bergegas ke lokasi.
Di lokasi kejadian, polisi langsung memintai keterangan beberapa saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat.
Dari keterangan sejumlah saksi, termasuk pengemudi truk dan warga sekitar, disampaikan bahwa kronologinya memang seperti itu.
Sebuah kecelakaan kerja yang dipicu ledakan ban akibat tekanan udara berlebih.
“Kami mengimbau agar proses pengisian angin ban, khususnya kendaraan besar, dilakukan dengan standar keselamatan yang ketat untuk menghindari kejadian serupa,” ujar Kapolsek. (*)
Baca juga: Mobil Hilang Kendali Tabrak Pemotor dan Operator SPBU yang Sedang Isi Bensin di Sragen, 6 Luka
Baca juga: Kecelakaan Maut di Purwokerto, PNS Tewas Setelah Salip Truk dari Kiri