Capai 22 Ribu Ton, Bulog Pastikan Stok Beras di Sulteng Aman Hingga Idul Adha 2026
Regina Goldie March 03, 2026 12:25 PM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah memastikan stok beras di wilayah tersebut dalam kondisi aman hingga Idul Adha 2026.

Hal itu disampaikan Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Sulawesi Tengah, Jusri Pakke, saat mendampingi Pemerintah Kota Palu dalam inspeksi mendadak (sidak) harga dan stok pangan di Pasar Masomba, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Selasa (13/3/2026) pagi. 

Jusri mengatakan, secara umum kondisi beras di pasaran masih stabil dan tidak mengalami kenaikan harga yang signifikan.

“Kalau melihat kondisi beras di pasar, cukup stabil dan tidak ada kenaikan signifikan. Di beberapa outlet yang menjual beras Bulog, ketersediaannya juga masih banyak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Sulawesi Tengah saat ini mencapai sekitar 22.000 ton. 

Baca juga: Kenaikan Cabai Rawit di Pasar Masomba Capai Rp65.000/kg, Pemkot Palu Siapkan Pasar Murah

Dengan rata-rata penyaluran sekitar 21 ton per hari, stok tersebut dinilai sangat mencukupi.

“Dengan stok yang ada sekarang, dipastikan mencukupi hingga Lebaran Haji, atau sekitar tiga sampai empat bulan ke depan,” jelasnya.

Selain stok yang tersedia, Bulog juga akan mendapatkan tambahan pasokan sekitar 4.000 ton, terutama untuk persiapan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.

Sidak di Pasar Masomba,
Inspeksi mendadak (sidak) harga dan stok pangan di Pasar Masomba, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Selasa (13/3/2026) pagi. (TribunPalu/Zulfadli)

Tambahan pasokan tersebut sebagian telah disiapkan dari Sulawesi Selatan dan sebagian lainnya akan masuk dari Sulawesi Tenggara.

Dalam satu hingga dua bulan ke depan, Bulog juga akan melakukan penyerapan beras lokal di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, di antaranya Parigi, Morowali, dan Luwuk.

Target penyerapan beras lokal tersebut mencapai sekitar 11.300 ton se-Sulawesi Tengah.

“Mudah-mudahan bisa tercapai, bahkan lebih dari target,” katanya.

Bulog memastikan akan terus menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras di pasaran, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri hingga Idul Adha 2026. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.