SRIPOKU.COM - Seorang pria yang mengaku sebagai Kasat Narkoba Polda Metro Jaya diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan sepeda motor milik pengemudi ojek di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Pelaku diduga merupakan polisi gadungan yang berlagak sebagai perwira untuk meyakinkan korban.
Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati AKP Fadoli menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Jumat (27/2/2026).
Pelaku awalnya meminta korban mengantarkannya ke Polsek Makasar dengan alasan hendak menangkap pelaku narkoba.
Ia juga menjanjikan ongkos sebesar Rp300 ribu agar korban tertarik.
“Pelaku mengaku sebagai Kasat Narkoba Polda Metro Jaya yang sedang menangkap pelaku narkoba dan menjanjikan ongkos Rp300 ribu,” ujar Fadoli, Selasa (4/3/2026).
Korban yang tergiur pun mengantarkan pelaku ke lokasi yang dimaksud.
Setelah itu, pelaku kembali meminta diantar ke Gang Langgar, RT 004/010, Kelurahan Kramat Jati, Kecamatan Kramat Jati.
Setibanya di lokasi, pelaku meminjam sepeda motor korban dengan alasan akan digunakan untuk menangkap pelaku narkoba.
Tanpa curiga, korban menyerahkan kendaraannya. Namun, setelah ditunggu cukup lama, pelaku tidak kembali dan membawa kabur sepeda motor tersebut.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Dua orang saksi telah dimintai keterangan.
“Untuk sementara pelaku masih dalam penyelidikan,” kata Fadoli.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum yang mengaku aparat tanpa identitas resmi, serta segera melapor jika menemukan tindakan mencurigakan.