Laporan Wartawan TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI TIMUR- Warga Kota Bekasi yang tengah menunggu waktu berbuka puasa dengan ngabuburit, saat ini bisa menikmati hiburan budaya pada Selasa (3/3/2026) sekira pukul 15.00 WIB.
Hiburan itu adalah pertunjukan Kirab Budaya Cap Go Meh yang akan digelar dengan titik awal dan berakhir di Yayasan Pancaran Tridharma (YPT) Kelenteng Hok Lay Kiong, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Ketua YPT, Ronny Hermawan, mengatakan, saat ini para peserta kirab tengah melakukan persiapan kegiatan.
“Persiapan hingga kini berjalan baik. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Polisi, TNI, tokoh agama dan masyarakat sekitar semua mendukung perayaan Cap Go Meh ini,” kata Ronny saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).
Ronny menjelaskan, Kirab Budaya Cap Go Meh ini memang sudah lama dinanti masyarakat.
Terlebih tahun ini perayaan berlangsung bertepatan dengan bulan suci Ramadan sehingga menjadi alternatif hiburan ngabuburit.
“Karena ini sudah ditunggu-tunggu sejak lama, apalagi sekarang bulan puasa. Banyak warga yang bisa ngabuburit sambil melihat barongsai dan atraksi budaya lainnya,” jelasnya.
Ronny menuturkan, panitia bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi telah menyiapkan rute kirab yang dipersingkat menyesuaikan kondisi ramadan dan hari kerja.
Adapun jalur kirab melintasi kawasan sekitar Kelenteng Hok Lay Kiong menuju RM Cibiuk, Bank BRI, Bekasi Junction dan ruas jalan sekitarnya sebelum kembali lagi ke titik awal.
Sehubungan dengan kegiatan tersebut, petugas akan melakukan pengaturan serta pengalihan arus lalu lintas secara situasional di sepanjang jalur kirab.
Masyarakat diimbau dapat mengikuti arahan petugas di lapangan serta menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan.
“Kami mulai jam 15.00 WIB, diperkirakan selesai sekitar jam 18.00 WIB. Karena bulan puasa dan hari kerja, rutenya dibuat lebih singkat,” tuturnya.
Ronny mengungkapkan, sekitar 800 peserta akan terlibat dalam kirab budaya tahun ini.
Mereka terdiri dari berbagai komunitas dan unsur kebudayaan.
Nantinya mereka akan menampilkan atraksi barongsai, liong hingga gotong topekong.
"Jumlah penonton diperkirakan mencapai belasan ribu orang yang memadati sepanjang rute kirab," pungkasnya. (M37)