Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Seorang sopir bus asal Majalengka ditemukan sudah tak bernyawa seusai memarkirkan kendaraannya di Terminal Tipe A indihiang Kelurahan indihiang, Kecamatan indihiang, Kota Tasikmalaya, Selasa (3/3/2026).
Korban atas nama Pram Suparlan yang berprofesi sebagai sopir asal Blok Kubangsari Kelurahan Tenjolayar, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka.
Awalnya sekira pukul 10.00 WIB, korban bersama saksi 1 telah membeli ban dari daerah Indihiang dan kembali ke Terminal Indihiang.
Ketika sudah sampai terminal, korban akan parkir bus di depan kantor PO Harun. Namun, korban mengeluh pusing dan meminta ke rekannya untuk gantian menyopir.
Setelah itu, saksi sempat mengecek kondisi korban dan terlihat mengeluarkan keringat dingin dan lemas. Kemudian rekannya mengambil air minum ke kantor PO Harun yang jaraknya tidak jauh.
Baca juga: Forkopimda Kota Tasik Cek Bus dan Kesehatan Sopir di Terminal Indihiang
Baca juga: Terminal Tipe A Indihiang Sepi Penumpang, Bus Masih Naik Turunkan Penumpang di Pinggir Jalan
Tetapi ketika saksi menghampiri korban untuk memberikan minum, korban sudah terlihat tidak bergerak dan setelah dicek, ternyata korban sudah tidak bernapas. Saksi kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.
Selang beberapa menit, petugas Polsek dan tim Identifikasi mendatangi TKP untuk melihat kondisi korban. Setelah diperiksa, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Tasikmalaya Kota Iptu Jajang Kurniawan membenarkan adanya laporan orang meninggal di dalam bus di Terminal Indihiang.
Iptu Jajang menambahkan, korban sempat merasakan sakit pusing sebelum ditemukan tidak bernyawa di dalam bus oleh temannya.
"Sebelumnya sempat pusing dan meminta temannya gantian mengendarai bus, tapi setelah dicek lagi korban sudah tak bernyawa," kata Iptu Jajang.
Korban dibawa langsung Ke RSUD DR.Soekardjo. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, diperkirakan meninggal satu jam setelah ditemukan.
"Kalau dari pemeriksaan tim dokter dari RSUD dr Soekardjo bahwa korban memiliki riwayat jantung," ungkap Iptu Jajang.(*).