‎Diprediksi 10 Objek Wisata di Malinau Ini Ramai Pengunjung Saat Lebaran, Polisi Lakukan Pengamanan
Junisah March 03, 2026 06:50 PM

‎TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU-10 objek wisata di Kabupaten Malinau Kalimantan Utara diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung selama masa libur lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. 

‎Tentunya 10 objek wisata ini masuk dalam rencana pengawalan keamanan dan ketertiban di lokasi keramaian selama Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan Polres Malinau.

‎Pantauan TribunKaltara.com, dari tahun ke tahun masa libur yang cukup panjang, mobilitas masyarakat menuju tempat hiburan diperkirakan akan meningkat signifikan dibanding hari biasanya.

‎Kabag Ops Polres Malinau Iptu Mardiman menjelaskan seluruh titik tersebut telah masuk dalam daftar pengamanan rutin tahunan.

Baca juga: 4 Rekomendasi Liburan di Malinau: Dari Wisata Keluarga hingga Petualangan Hidden Gem

‎"Lokasi wisata untuk Kabupaten Malinau sendiri ada 10 tempat wisata seperti tahun-tahun sebelumnya, mulai dari daerah utara ada pemandian Aulia, Sungai Gita, kemudian yang viral sekarang di daerah atas namanya Skelebon," ujar Mardiman.

‎Kegiatan pengamanan ini akan disinergikan dengan Operasi Ketupat 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama 13 hari.

‎Fokus utama petugas adalah memastikan keselamatan pengunjung serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas di area publik.

‎Beberapa titik yang menjadi perhatian meliputi wilayah utara hingga area perkotaan yang memiliki akses pemandian alam.

‎"Personel akan kita tempatkan di titik-titik mana akan kita laksanakan pengamanan wisata maupun pengamanan pengawasan Operasi Ketupat Lebaran ini," katanya.

Baca juga: Sambut Hari Otonomi Desa se-Kaltara di Malinau, Desa Wisata Pulau Sapi Siapkan Dua Lokasi



‎Selain itu, objek wisata yang sedang ramai juga menjadi prioritas pengawasan intensif oleh personel kepolisian.

‎Titik-titik tersebut di antaranya adalah Pemandian Aulia di Malinau Utara, Sungai Gita, serta kawasan Skelebon yang saat ini tengah digemari masyarakat.

‎‎Selain lokasi di area terbuka, pengawasan juga mencakup Wisata Semolon di Mentarang, pemandian di Sentaban, Tajan untuk aktivitas outbound, hingga Tane Olen di Malinau Selatan Hilir.

‎Bahkan, objek pemandian di antaranya kolam renang tetap masuk dalam radar pemantauan demi keamanan warga umum.

‎Skema pengamanan akan dikendalikan langsung oleh markas kepolisian resor dengan melibatkan personel dari berbagai satuan.

‎Penempatan petugas akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan estimasi jumlah pengunjung di masing-masing destinasi.

‎(*)

‎Penulis : Mohammad Supri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.