Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi
TRIBUNJATIM.COM - Rumah milik Hariawan di Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, roboh.
Atas hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan logistik terhadap Hariawan pada Selasa (3/3/2026).
Baca juga: 294 Tukang Becak Tak Mampu di Mojokerto Dapat THR Rp 350.000 dari Pemkot Jelang Lebaran 2026
Bangunan bagian dapur rumah warga ini ambruk dengan kerusakan sedang.
Nampak warga juga bergotong royong membersihkan material genteng yang berjatuhan di lantai.
"Kerusakan bangunan ada di dapur dan satu ruang belakang, yang biasa digunakan untuk mencuci dan menjemur pakaian," ujar Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari penghuni rumah, Edy mengungkapkan, bangunan di sempadan Sungai Banjarsengon tersebut ambruk, Senin (2/3/2026) malam, pukul 23.00 WIB.
Kronologi tersebut, berawal saat hujan lebat di kawasan Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, selama kurang lebih empat jam.
Kata dia, hal itu membuat debit air sungai di belakang rumah korban naik.
"Pukul 23.01 WIB, dapur rumah dan satu ruang belakang milik korban roboh," ucap Edy.
Hasil asesmen yang telah dilakukan, kata dia, hal itu karena pondasi rumah korban berada di bantaran aliran sungai kecil Banjarsengon, sehingga tergerus oleh derasnya aliran air.
"Mengakibatkan pondasi bangunan jebol dan terjadi rumah roboh," kata Edy.
Edy mengungkapan kondisi tersebut tidak membuat korban meninggalkan rumahnya.
Bahkan hingga sekarang, yang bersangkutan masih membersihkan tempat tinggalnya.
"Penghuni rumah masih tinggal di rumah tersebut. Proses pembersihan material masih berlangsung, dan dilaksanakan oleh pemilik rumah," imbuh dia.