Kecelakaan beruntun kembali mengguncang persimpangan Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang, pada Selasa (3/3/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Sebuah truk box diduga mengalami rem blong hingga menyapu sedikitnya delapan sepeda motor dan satu unit mobil Xpander yang tengah berhenti di lampu merah.
Kasatlantas Polres Semarang, AKBP Lingga Ramadhani, mengonfirmasi bahwa total ada 10 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan karambol tersebut.
Berdasarkan data sementara, delapan orang dilaporkan mengalami luka-luka dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif.
"Dugaan awal terjadi karena gagal pengereman (rem blong) dari truk box. Jumlah korban yang dibawa ke rumah sakit sebanyak delapan orang, seluruhnya ditangani di RS At-Tin dalam keadaan sadar. Korban meninggal dunia nihil," ujar AKBP Lingga saat dikonfirmasi media, Selasa malam.
Kesaksian Keluarga Korban
Suasana di depan RS At-Tin tampak haru oleh kedatangan keluarga korban yang menunggu proses pemeriksaan medis.
Salah satu keluarga korban, Dika, mengaku terkejut saat menerima telepon dari adiknya, Bilqis, sesaat setelah kejadian.
Bilqis yang sedianya berangkat magang ke objek wisata Saloka, menjadi salah satu pengendara motor yang dihantam truk dari arah belakang.
"Adik saya telepon Ibu sekitar setengah tujuh malam. Katanya ketabrak dari belakang saat sedang di jalan. Alhamdulillah adik saya sadar, hanya motornya yang rusak parah. Sekarang masih menunggu hasil ronsen di dalam," ungkap Dika di pelataran RS At-Tin.
Evakuasi dan Arus Lalu Lintas
Hingga pukul 20.30 WIB, jajaran kepolisian dari Satlantas Polres Semarang masih melakukan penanganan di lokasi kejadian (TKP) untuk mengevakuasi kendaraan yang ringsek dan mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat dari arah Semarang menuju Solo maupun arah sebaliknya.
Polisi mengimbau para pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan berat, untuk secara rutin mengecek kelaikan sistem pengereman sebelum melintasi jalur turunan tajam di wilayah Bawen guna mencegah terulangnya tragedi serupa.