Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM,TAMBOLAKA - Kondisi pelabuhan Feri Waikelo di Kabupaten Sumba Barat Daya saat ini sangat memprihatikan.
Sudah belasan tahun pelabuhan ini mengalami kerusakan dan sampai saat ini belum ada upaya perbaikan.
Untuk itu masyarakat meminta pemerintah daerah Sumba Barat Daya untuk berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi dan pemerintah pusat untuk memperbaiki pelabuhan feri waikelo Sumba Barat Daya. Kondisinya sudah rusak parah bahkan bangunan gedung tunggu penumpang nyaris roboh.
Menurutnya, pelabuhan Feri Waikelo itu beroperasi tidak lama setelah diresmikan pemerintah belasan tahun silam.
Baca juga: Jadwal Tol Laut KM Sabuk Nusantara 79 Mulai 4 Maret 2026, Waikelo-Labuan Bajo, Waikelo-Waingapu
"Awalnya kerusakan karena terkena bencana alam gelombang laut dasyat. Meski demikian, masih bisa beroperasi. Namun dalam perjalanan semakin parah kerusakanya sehingga kapal feri tidak bisa sandar. Kapal feri yang melayani rute Waikelo-Bima, NTB terpaksa kembali sandar di pelabuhan Waikelo lama," ujar Firman, salah seorang warga yang ditemui saat sedang memancing di pelabuhan itu, Selasa (3/3/2026) sore.
Kini tidak bisa beroperasi karena kondisi pelabuhan lama sedang dalam perbaikan. Mudah-mudahan secepatnya kembali beroperasi.
Masyarakat berharap pemerintah segera memperbaiki pelabuhan tersebut agar kembali melayani masyarakat seperti sebelumnya.
Seperti disaksikan POS-KUPANG.COM, Selasa 3 Februari 2026 sore, kondisi pelabuhan Feri Waikelo sangat memprihatinkan. Pelabuhan alami rusak parah, tempat berlabuh kapal feri nyaris roboh. Pagar pelabuhan sepanjang pelabuham sudah patah semua, gedung bangunan menjadi tempat tunggu penumpang nyaris roboh pula. (pet)