Pemkot Palu Bakal Tata Ulang Jalur Logistik, SPBU Dalam Kota Tak Lagi Layani Truk Kontainer
Fadhila Amalia March 04, 2026 10:29 AM

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kota Palu mengambil kebijakan untuk menghentikan pelayanan pengisian bahan bakar minyak (BBM) bagi truk kontainer di SPBU dalam kota, seperti di Jl Ponegoro, Jl Pramuka, Jl Moh Yamin dan sejumlah wilayah lainnya.

Hal itu diutarakan saat menerima audensi dari Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (DPW ALFI/ILFA) Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (03/03/2026), di ruang kerjanya, Jl Balai Kota, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Langkah ini juga dilakukan untuk menciptakan ketertiban transportasi serta mendukung kelancaran arus distribusi logistik di Kota Palu.

Baca juga: Kawasan Toko Reklame di Palu Bakal Direvitalisasi, Ciptakan Lingkungan Lebih Rapi

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menegaskan pengalihan pelayanan BBM untuk kendaraan besar akan difokuskan pada SPBU yang berada di lingkar luar kota.

Menurutnya, kebijakan ini penting agar arus kendaraan besar tidak mengganggu aktivitas perkotaan dan tetap efisien dalam distribusi barang.

“Semua SPBU di wilayah dalam kota nantinya tidak lagi melayani truk kontainer. SPBU yang berada di lingkar luar kota yang akan kita dorong untuk melayani kendaraan-kendaraan besar,” jelas Wali Kota Hadianto.

Kebijakan ini juga disertai evaluasi berkala dan masukan dari berbagai pihak, termasuk asosiasi logistik, agar penataan jalur transportasi dan distribusi logistik dapat berjalan efektif, aman, dan tidak menghambat aktivitas masyarakat maupun pelaku usaha di Kota Palu.

SPBU Dalam Kota Palu Tak Lagi Layani Truk Kontainer
PENGISIAN BBM BAGI KONTAINER - Audensi dari Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (DPW ALFI/ILFA) Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (03/03/2026), di ruang kerjanya, Jl Balai Kota, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Palu dalam menertibkan transportasi logistik serta meningkatkan keteraturan dan kenyamanan ruang publik di seluruh wilayah perkotaan.

Pemkot Palu bakal mengkaji seluruh masukan tersebut secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan final terkait kebijakan penataan jalur transportasi logistik di Kota Palu.

Baca juga: Bupati Sigi Berkomitmen Perbaiki Data Kemiskinan Demi Program Sosial Efektif

Rencananya, Pemkot Palu akan melakukan pertemuan lanjutan dengan mengundang sejumlah pihak, termasuk dari pihak asosiasi logistik, SPBU, pihak pergudangan, dan lainnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.