TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan maut menewaskan istri bos rokok HS, Anis Syarifah (41) di Jalan Wates-Purworejo, tepatnya di Palihan, Temon, Kulon Progo, pada Minggu (1/3/2026) sore.
Sedangkan bos rokok HS, Muhammad Suryo mengalami luka serius setelah motor Harley Davidson miliknya menabrak Yamaha Jupiter MX yang ditumpangi ayah dan anak.
Pengendara motor Jupiter MX adalah Abdullah yang memboncengkan putranya Deva.
Hantaman keras membuat Deva terpental hingga ke sungai pinggir jalan.
Khusus untuk Deva mengalami patah tulang kaki hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates.
Keluarga Muhammad Suryo ternyata mendatangi langsung para korban yang sedang menjalani perawatan.
Bukan marah dan menuntut pertanggung jawaban, keluarga Muhammad Suryo menanggung seluruh biaya pengobatan Abdullah dan Deva hingga sembuh.
Bahkan, Muhammad Suryo juga memberikan jaminan masa depan bagi Deva melalui pemberian beasiswa pendidikan penuh.
Seluruh biaya pendidikan Deva hingga jenjang perguruan tinggi akan ditanggung oleh Muhammad Suryo.
Hal tersebut dilakukan Muhammad Suryo sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan nyata atas musibah yang terjadi.
Selain itu, perwakilan keluarga Muhammad Suryo menyerahkan santunan tunai serta satu unit sepeda motor baru kepada Abdullah.
Mengingat kendaraan Abdullah rusak parah setelah bertabrakan dengan Harley Davidson.
Momen Muhammad Suryo melakukan panggilan video (video call) secara langsung untuk menyampaikan permohonan maaf kepada Abdullah sempat beredar di media sosial.
Keluarga Abdullah juga mengutarakan permohonan maaf atas insiden maut yang merenggut nyawa istri bos rokok HS.
Langkah personal ini menegaskan itikad baik keluarga besar pengusaha tersebut dalam menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Baca juga: Kesaksian Mencekam Kecelakaan Maut Harley Vs Jupiter di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Tewas
Jalan damai
Abdullah, selaku pihak korban, menyambut baik kehadiran dan langkah-langkah nyata yang dilakukan oleh keluarga Suryo. Ia mengapresiasi keberanian pihak keluarga untuk datang dan memenuhi tanggung jawab secara menyeluruh.
Kedua belah pihak kini telah mencapai titik temu dan sepakat untuk menempuh jalan damai. Abdullah menyatakan bahwa dirinya telah memaafkan peristiwa tersebut dan menganggap persoalan telah selesai melalui tanggung jawab yang diberikan.
"Kami menerima dengan baik tanggung jawab yang diberikan dan sepakat menyelesaikan persoalan ini secara damai," ujar Abdullah.
Kasus kecelakaan yang sebelumnya sempat menarik perhatian publik ini diharapkan dapat segera diselesaikan secara administratif sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, seiring dengan adanya surat kesepakatan damai dan pemenuhan komitmen tanggung jawab dari pihak keluarga Suryo.
Kecelakaan yang melibatkan motor Harley Davidson dan sepeda motor Jupiter MX itu menyebabkan istri Muhammad Suryo, Anis Syarifah (41) meninggal dunia.
Sedangkan sang suami, S, kritis dan dirujuk ke RS Jogjakarta International Hospital (JIH).
Dua korban lainnya, Abdullah dan anaknya, Deva, yang mengendarai Jupiter MX harus menjalani perawatan medis di RSUD Wates, Kulon Progo.
(TribunBatam.id)