TRIBUNNEWS.COM - Pulang ke Bandung meraih kemenangan. Kapten Persib, Marc Klok mengajak rekannya untuk melupakan hasil pertandingan melawan Persebaya pada awal pekan lalu (2/3) dan bersiap menghadapi persik Kediri dalam pekan 25 Super League.
Persib diselimuti ketidakberuntungan di Stadion Gelora Bung Tomo karena pulang dengan skor imbang 2-2.
Ramon Tanque dan kolega sejatinya memiliki banyak peluang yang bisa dikonversikan menjadi gol, termasuk juga tendangan dari Sergio Castel yang masih membentur mistar gawang, tapi sayang hingga peluit panjang dibunyikan tidak ada gol tambahan yang berhasil diciptakan pemain Persib.
Hasil tersebut tidak membuat Persib goyah di puncak klasemen Liga 1 karena selisih mereka dengan Persija terpaut tiga poin, dan Borneo 4 poin.
Persib diuntungkan dengan satu pertandingan yang belum dimainkan melawan Borneo FC. Jika menang, itu akan membuat langkah Maung Bandung lebih jauh untuk mempertahankan gelar di musim ini.
Oleh karena itu, tak ada waktu untuk kecewa bagi Klok setelah hasil imbang kemarin.
Kini, di Bandung dengan tren mentereng, Persib akan menjamu Persik Kediri. Tim yang kerap memberikan kejutan untuk Maung Bandung dari segi permainan dan hasil.
Di Bandung, Persib anti satu poin, apalagi tiga poin. Kemenangan menjadi hal mutlak di musim ini.
Sebanyak 12 pertandingan kandang dilahap dengan kemenangan, menghasilkan 22 gol, dan hanya kebobolan satu gol.
Apakah Persib jadi tim kandang paling produktiv? Tidak.
Ada Malut United yang hingga pekan 23 Super League menghasilkan gol kandang lebih banyak dari Persib, yakni 31 gol.
Namun Malut United kebobolan lebih banyak daripada Persib, yakni 16 gol.
Terlepas dari catatan tersebut, kemenangan kandang tampaknya jadi karakter anak asuh Bojan Hodak.
Dominasi Persib ketika memainkan laga di hadapan Bobotoh tidak hanya terjadi pada musim ini, tetapi sejak musim pertamanya.
Pada musim 2023/2024, Persib memenangkan 8 laga dan imbang, serta sekali kekalahan.
Musim berikutnya catatan kandang Persib lebih baik karena hanya meraih 4 hasil imbang dan sekali kalah, sisa 12 laga lainnya berakhir dengan kemenangan.
Persib telah menyamai torehan musim sebelumnya dengan 12 kemenangan pada musim 2025/2026, dan bukan tidak mungkin bertambah hingga akhir musim.
Oleh karena itu, 'pulang ke Bandung kembali ke kemenangan' adalah kalimat yang disematkan untuk tim asuhan Bojan Hodak, khususnya musim ini yang selalu menang di setiap pertandingan kandang.
Tapi, tidak menutup kemungkinan tren positif itu terpatahkan, seperti yang dilakukan Dewa United musim lalu.
Bagi Klok, evaluasi dari pertandingan melawan Persebaya kemarin, Persib harus lebih klinis dan efisien memanfaatkan peluang agar tidak terjadi lagi saat melawan Persik pekan depan.
"Kita harus bisa cetak lebih banyak gol, kita ada banyak peluang, dan kita juga harus lebih pintar dalam menghadapi counter attack," ucap Klok, dikutip dari laman iLeague.
"Kita harus lebih waspada agar tidak terlalu mudah lawan mencetak gol," tambahnya.
Pertandingan Persib vs Persik dijadwalkan pada Senin (9/3/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pukul 20.30 WIB.


















(Tribunnews.com/Sina)