TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - PT. Hutama Karya (Persero) memperbaiki Jalan Garuda Sakti yang berada di Desa Karya Indah Kecamatan Tapung jelang Hari Raya Idul Fitri.
Manager Project Jalan Tol Lingkar Pekanbaru, Rully F. Santoso menyatakan, perbaikan Jalan Garuda Sakti sudah dimulai sejak 21 Februari dan masih berjalan.
Ia menyebutkan, perbaikan dilakukan dari Jembatan Sungai Sibam Kilometer 5 perbatasan Kampar dengan Pekanbaru. Sampai Kilometer 17/18.
Menurut dia, perbaikan dilakukan dengan pengaspalan pada badan jalan yang rusak. Ia menargetkan, pengerjaan akan rampung sebelum Lebaran.
"Kami targetkan 10 hari sebelum Lebaran atau di tanggal 10 atau 11 Maret bisa kami selesaikan," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (3/2/2026) siang.
Baca juga: Inilah Daerah Rawan Laka dan Jalan Rusak di Bengkalis, Satlantas Sudah Petakan Sejak Januari 2026
Baca juga: Dewan Minta Sebelum Lebaran Jalan Rusak di Kota Pekanbaru Sudah Diperbaiki
Keterangan Rully di atas, menjawab pertanyaan Tribunpekanbaru.com tentang keluhan warga atas kerusakaan Jalan Garuda Sakti. Keluhan itu sampai diunggah di media sosial.
Salah satunya unggahan akun Facebook Mario Reynaldi Pandiangan seperti dilihat Tribunpekanbaru.com, Selasa (3/3/2026).
Pemilik akun menuding kerusakan jalan karena truk pengangkut material pembangunan Tol Pekanbaru-Rengat Tahap Pertama (Tol Pekreng I) yang juga disebut dengan Tol Lingkar Pekanbaru itu.
"Pengerjaan proyek Jalan Tol Pekanbaru–Rengat di Jalan Garuda sakti dari KM 6 sampai KM 11 menyisakan keprihatinan mendalam bagi warga yang tinggal di sekitar jalur lintasan kendaraan proyek," tulis pengunggah.
Unggahan itu mengungkap kerusakan terparah di Kilometer 7 sampai 9. Warga mengeluhkan kondisi jalan yang hancur, berdebu, dan berlubang.
"Debu yang beterbangan setiap kali truk melintas dinilai sangat mengganggu aktivitas serta membahayakan kesehatan masyarakat sekitar," keluh pemilik akun.
Menurut pengunggah, waktu operasional truk juga tidak beraturan. Mulai saat jam berangkat sekolah sampai malam. Selain itu, kecelakaan juga kerap terjadi.
( Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing)