TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Jelang arus mudik Lebaran, Transjakarta menyiapkan rute baru menuju Bandara Soekarno-Hatta sebagai alternatif transportasi publik bagi pemudik.
Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan, rute tersebut ditargetkan sudah bisa beroperasi sebelum Lebaran.
“Kami sedang mempersiapkan, minggu lalu kami sudah ketemu dengan Angkasa Pura. Angkasa Pura juga sedang bahas MOU. Kemarin draf MOU sudah kami tanda tangani, proses tanda tangan di Angkasa Pura,” ucapnya, Rabu (4/3/2026).
Rute baru ini akan melayani perjalanan dari Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta dan diberi nama SH2.
Sebelumnya, Transjakarta juga sudah lebih dulu mengoperasikan rute Kalideres–Bandara sebagai SH1.
“Sekarang kan kita punya SH1 (Kalideres-Bandara). Kalau yang sekarang kita siapin ini dari Blok M ke Bandara (SH2). Blok M terus kemudian nanti lewat di Sudirman, kemudian naik ke Semanggi, ke MPR/DPR, terus kemudian nanti masuk tol,” ujarnya.
Anak buah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ini menegaskan, layanan dari Kalideres tetap berjalan seperti biasa.
“Kalideres tetap ada. Jadi nanti namanya SH2. Kalideres itu SH1, nanti rute yang Blok M itu SH2,” katanya.
TransJakarta kini tengah mendorong proses perizinan di Kementerian Perhubungan setelah penandatanganan nota kesepahaman dengan pengelola bandara.
“Karena MOU kita dengan Angkasa Pura sudah, maka nanti proses di Kemenhub nanti akan kita dorong untuk segera perizinannya bisa keluar,” ujarnya.
Ia menegaskan, rute tersebut memang disiapkan khusus untuk momentum mudik.
“Targetnya ini buat mudik, jadi sebelum Lebaran, kita lagi kejar,” tegas Welfizon.
Untuk melayani penumpang bandara yang membawa koper, TransJakarta akan menggunakan armada Metrotrans low entry berwarna oranye.
“Dan unit yang akan kita gunakan nanti adalah unit low entry. Jadi Metrotrans yang warna oranye yang lantai rendah, sehingga nanti mobilisasi koper dan segala macamnya itu relatif lebih mudah,” jelasnya.
Bus tersebut nantinya akan berhenti di sisi trotoar agar akses naik-turun penumpang lebih praktis.
“Dan itu akan berhentinya nanti di pinggir, jadi di halte-halte yang di trotoar. Jadi tidak terkoneksi di tengah, sehingga di bandaranya pun juga lebih mudah,” ucapnya.
Rute baru ini diharapkan menjadi alternatif bagi penumpang yang selama ini lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi menuju bandara.
“Karena kalau kita lihat sekarang disampaikan kemarin, dari 50 juta penumpang (pesawat) tahun lalu, itu sebagian besar itu menggunakan kendaraan pribadi. Jadi sehingga akses mulai dari keluar tol yang menuju bandara itu sudah cukup padat,” katanya.
Dengan hadirnya rute SH2, TransJakarta berharap mobilitas menuju dan dari Bandara Soekarno-Hatta saat mudik Lebaran dapat lebih lancar dan terjangkau.