Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang menyiapkan Jatinangor sebagai etalase pembangunan daerah melalui penguatan infrastruktur jalan, penerangan publik, hingga peningkatan kualitas hunian warga pada 2026.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, sebagai kawasan strategis pendidikan dan pertumbuhan ekonomi, Jatinangor membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai agar mobilitas dan aktivitas masyarakat berjalan optimal.
Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah pemasangan 100 titik lampu penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Jatinangor.
Jarak antartiang lampu akan dibuat lebih rapat untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan, terutama pada malam hari.
“Jatinangor ini kawasan strategis. Keamanan dan kenyamanan harus kita perkuat,” ujar Dony kepada Tribun Jabar.id, saat Safari Ramadan, Masjid Al-Amin, Dusun Marga laksana, Desa Hegarmanah, Jatinangor, Selasa (3/3/2026).
Selain penerangan jalan, Pemkab Sumedang juga menjadwalkan perbaikan lima ruas jalan pada 2026, yakni Jalan Kolonel Syam, Cikuda–Nanggerang, Cikuda–Genteng, Cikuda–Mangung Arga, serta Parakankondang.
Perbaikan tersebut ditujukan untuk memperlancar arus lalu lintas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.
Tak hanya fokus pada infrastruktur jalan, pemerintah daerah juga akan merehabilitasi ratusan rumah tidak layak huni (rutilahu) pada tahun ini.
Program tersebut menyasar masyarakat berpenghasilan rendah guna meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan warga.
Dony menegaskan, rangkaian program tersebut merupakan bagian dari strategi pemerataan pembangunan sekaligus penguatan daya saing kawasan Jatinangor sebagai pusat pendidikan dan pertumbuhan baru di Kabupaten Sumedang.
Pemerintah daerah, kata dia, ingin memastikan pembangunan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.