Semen Padang vs PSIM Yogyakarta : Laskar Mataram Siap Hadapi Kabau Sirah
Muhammad Fatoni March 04, 2026 12:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM - PSIM Yogyakarta siap menghadapi tekanan dari tuan rumah Semen Padang pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, Rabu (4/3/2026) malam ini.

Duel Semen Padang vs PSIM Yogyakarta malam ini akan digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (4/3/2026) pukul 21.00 WIB.

Laga inipun dipastikan bakal berjalan sengit mengingat kedua tim bakal beradu mencari kemenangan demi sebuah misi

PSIM Yogyakarta pun datang ke Padang bukan dalam kondisi terbaiknya.

Selain waktu persiapan yang mepet, PSIM Yogyakarta juga dipastikan tak diperkuat gelandang serang andalannya, Ze Valente.

Meski demikian, PSIM Yogyakarta bertekad mencuri poin demi mengamankan posisi di papan klasemen. 

Sementara di kubu tuan rumah pun ingin meraih poin penuh demi bisa lepas dari ancaman degradasi.

Persiapan Mepet

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel, mengakui timnya memiliki waktu persiapan yang cukup mepet jelang menghadapi Semen Padang pada lanjutan BRI Super League 2025/2026.

Van Gastel menyebut jadwal padat membuat timnya harus beradaptasi dengan cepat. Meski persiapan dirasa kurang maksimal.

“Persiapan kami singkat, tentu saja dalam hari-hari yang sempit di antara pertandingan. Jadi persiapannya tidak seperti yang saya inginkan, tapi kita harus fleksibel dan dinamis dalam hal ini,” ujarnya, Selasa (3/3/2026) malam.

Ia menilai laga melawan Semen Padang akan berlangsung menarik.

Menurutnya, tuan rumah sedang berada dalam tekanan untuk meraih hasil maksimal karena ingin keluar dari zona degradasi.

“Besok kami akan masuk ke detail dan menghadapi Semen Padang yang sedang dalam tekanan, pelatihnya juga dalam tekanan, jadi besok akan menjadi pertandingan yang menarik,” katanya.

Baca juga: PSIM Yogyakarta Bawa 22 Pemain Hadapi Semen Padang, Van Gastel Siapkan Rotasi 

Pemain Absen

PSIM Yogyakarta juga dipastikan tampil tanpa gelandang kreatif Ze Valente yang harus menjalani hukuman akumulasi kartu.

Meski demikian, Van Gastel memastikan timnya sudah siap dengan berbagai opsi.

“Selalu disayangkan kehilangan pemain karena hukuman kartu atau cedera. Tapi kami sudah memainkan 23 pertandingan, jadi semua pemain tahu apa yang harus dilakukan,” jelasnya.

Ia mencontohkan saat PSIM Yogyakarta bertandang ke markas Persija Jakarta, Ze Valente juga absen dan tim tetap mampu tampil kompetitif.

“Tentu akan ada pemain berbeda di lapangan. Sama seperti saat kami bermain tandang di Persija Jakarta, Ze juga absen saat itu dan saya pikir kami bermain cukup baik di Jakarta. Sayang dia tidak ada, tapi di sisi lain, kami punya cukup pemain untuk menggantikannya,” tambahnya.

Selain Ze, PSIM Yogyakarta juga belum bisa menurunkan winger lincah Anton Fase yang masih dibekap cedera.

“Ze diskors dan kami masih punya Anton Fase yang masih cedera. Jadi hanya mereka berdua,” tegas Van Gastel.

Sementara itu, kapten tim PSIM Yogyakarta, Franco Ramos, menegaskan kesiapan tim menghadapi laga tandang ini.

“Persiapan bagi kami sama saja, kami mempersiapkan diri dengan memikirkan diri kami sendiri, jadi saya pikir kami akan siap untuk besok,” ujarnya optimistis.

PERSIAPAN MEPET: Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel dan kapten tim Franco Ramos saat memberikan keterangan pers, Selasa (3/3/2026) malam.
PERSIAPAN MEPET: Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul Van Gastel dan kapten tim Franco Ramos saat memberikan keterangan pers, Selasa (3/3/2026) malam. (Istimewa)

Semen Padang Wajib Menang

Bagi tim tuan rumah, laga ini menjadi momentum penting bagi tim berjuluk Kabau Sirah untuk keluar dari zona merah.

Namun, mereka dipastikan kehilangan satu pemain asingnya, Boubakary Diarra, akibat kartu merah saat Semen Padang dipermak Bhayangkara FC 0-4 pada pekan lalu. 

Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, memastikan kondisi timnya dalam keadaan siap tempur meski tanpa Diarra.

“Kondisi pemain semua oke, cuma Diarra nggak bisa main karena kartu merah di game terakhir. Kalau kondisi yang lain semua oke, kita sudah latihan cukup positif dan cukup baik, dan semoga besok kita bisa menang,” ujar Dejan saat konferensi pers jelang laga, Selasa (3/3/2026) petang.

Menghadapi PSIM Yogyakarta, Dejan mengakui kualitas lawannya.

Pada pertemuan sebelumnya di Stadion Sultan Agung, Bantul, Semen Padang harus mengakui keunggulan Laskar Mataram 0-1 lewat gol penalti.

“Kita sudah main lawan mereka kemarin di Jogja dan kalah 1-0 lewat penalti. Mereka tim berkualitas dan punya playmaker Ze Valente yang menjadi otak tim. Tapi ada beberapa pemain lokal yang berkualitas juga, kita harus hati-hati,” jelasnya.

Meski PSIM tanpa Ze Valente, Dejan menegaskan timnya tak ingin terlena. Fokus utama adalah meraih kemenangan demi memperbaiki posisi di klasemen.

“Dari strategi, kita cuma mau menang. Tidak penting bagaimana caranya, yang penting menang agar puji Tuhan kita bisa keluar dari zona merah besok,” tegasnya.

Ia juga menilai absennya satu pemain bukan jaminan keuntungan.

“Kadang-kadang banyak tim mengalami situasi pemain bisa main atau tidak. Yang penting bagaimana rotasi tim. Saya tidak tahu pasti kualitas pemain Jogja lainnya secara detail, tapi mereka tim bagus. Kalau kita tetap semangat dan kerja keras seperti saat main di rumah, pasti kita bisa menang,” tambahnya.

Hasil Lima Laga Terakhir 

PSIM Yogyakarta

PSBS Biak vs PSIM Yogyakarta : 2-4

PSIM Yogyakarta vs Bali United : 3-3

Persik Kediri vs PSIM Yogyakarta : 2-2

PSIM Yogyakarta vs Persis Solo : 0-0

Borneo FC vs PSIM Yogyakarta : 2-1

Semen Padang

Bhayangkara FC vs Semen padang : 4-0

Semen Padang vs Malut United : 2-2

Arema FC vs Semen Padang : 3-0

Semen Padang vs Persita : 1-0

PSM Makassar vs Semen Padang : 0-0

( tribunjogja.com )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.