Update 13 Jemaah Umroh Ponorogo Sempat Tertahan Tak Bisa Pulang, Imbas Konflik Timur Tengah
Wiwit Purwanto March 04, 2026 01:32 PM

 

SURYA.co.id PONOROGO - 13 jemaah umroh asal Kabupaten Ponorogo, Jatim sempat tertahan tak bisa kembali ke tanah air. Ini seiring konflik yang terjadi di Timur Tengah,

“13 jamaah ibadah umroh dari PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh) tertentu ini saatnya pulang mereka tertahan di Jeddah,” ungkap Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh, Marjuni, Rabu (4/2/2026).

Dia menjelaskan 13 jemaah Umroh itu tertahan mulai Sabtu (28/2/2026).  “Kalau kita hitung sampai dengan kemarin sudah tiga malam. Ada over stay 3 malam,” tegasnya.

Marjuni mengaku bahwa PPIU bertanggung jawab terhadap 13 jamaah umroh yang tak bisa pulang. Dia menyatakan bahwa barusan mendapatkan informasi mereka telah dipulangkan.

Dipulangkan Mendarat di Brunei Darussalam  

“ Pagi ini kami dapat informasi, sudah diterbangkan dari Jeddah kemudian mendarat lewat Sri begawan Brunei Darussalam,” terang Marjuni.

Baca juga: Konflik Iran-AS-Israel, Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umroh Konfirmasi Umroh ke Jeddah Tetap Aman

Secara total ada 38 jemaah umroh yang sedang melaksanakan ibadah umroh maupun sudah selesai melaksanakan ibadah umroh di Tanah Suci. Baik itu di Makkah maupun Madinah

“Infonya kemarin 54 jemaah. Tetapi setelah saya update informasi itu dari teman-teman PPU memang ada sebagian ada jamaah dari luar kota juga ternyata yang 2 cancel tidak jadi berangkat. Total 38 warga Ponorogo yang sedang di sana,” urainya.

Dia menyatakan bahwa 25 jemaah melaksanakan ibadah umroh di Makkah maupun di Madinah bisa berjalan dengan aman, nyaman, ibadahnya. 

“Seperti yang saya informasikan tadi ada 13 jamaah ibadah umroh dari PPIU tertentu ini saatnya pulang mereka tertahan di Jeddah, kalau kita hitung sampai dengan kemarin sudah tiga malam. Ada over stay 3 malam,” tegasnya.

Namun, dia meyakinkan bahwa PPIU mencarikan penginapan di sekitar bandara. 

Baca juga: Nasib 58 Jemaah Umrah Trenggalek Tertahan di Arab Saudi Penerbangan Ditutup, Belum Bisa Pulang

Sambil menunggu kepastian keberangkatan dan keamanan bandara.

“Informasi dari PPU alhamdulillah semua jamaah sehat,” tegas Marjuni saat dikonfirmasi SURYA.co.id di kantornya, Jalan Ir Juanda, Kelurahan Tonatan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jatim 

Sementara untuk pemberangkatan jemaah Umroh dihentikan. Dia mengaku telah menyampaikan informasi baik itu dari kemenlu maupun dari kementerian haji dan umroh, terkait dengan imbauan.

“Edaran bahwasanya selama ekskalasi ini belum istilahnya melembut, masih tinggi seperti ini di timur tengah maka tidak ada pemberangkatan jamaah umroh,” ucapnya.

Terkait 25 jemaah umroh yang masih beribadah, pihaknya mengusahakan pemulangan masih terus diupayakan jalannya. Begitu aman langsung dipulangkan.

“Selama kementerian luar negeri dan kementerian haji dan umroh belum membolehkan penerbangan oleh umroh, kami senantiasa meminta PPIU menahan jamaahnya untuk diberikan pengertian, edukasi. Berangkat nunggu aman,” pungkasnya.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.