TRIBUNWOW.COM - Hasil imbang rasa kalah Persija Jakarta saat melawan Borneo FC, membuat para pemain kecewa, bahkan ada yang sampai menangis lemas di lapangan.
Duel panas pekan 24 Super League 2025-2026 antara Persija Jakarta vs Borneo FC digelar di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (3/3/2026), pukul 20.30 WIB.
Bermain di kandang di bawah dukungan Jakmania, Persija Jakarta hanya bisa berbagi poin 2-2.
Kemenangan di depan mata Persija Jakarta buyar setelah Ikhsan Zikrak mencetak gol pada menit 90+4', 5 menit sebelum peluit akhir dibunyikan.
Persija Jakarta unggul lebih dulu lewat Gustavo Almeida (47'), dan digandakan Fabio Calonego (75').
Sedangkan satu gol Borneo FC lainnya ditorehkan Juan Villa (62').
Baca juga: Jakmania Serbu Persija Jakarta setelah Imbang Lawan Borneo: Evaluasi dan Sorot Tajam Sosok Ini
Setelah laga, tampak Fajar Fathurrahman menangis sambil jongkok menunduk ke bawah.
Bek kanan anyar yang didatangkan Persija Jakarta pada 15 Januari 2026 itu seolah kecewa karena gagal mempertahankan lini belakang, yang menjadi tugasnya.
Apalagi ini terjadi ketika ia melawan mantan timnya, Borneo FC.
Di tengah tangisan sosok dengan harga pasar Rp 6,08 miliar itu, tampak sejumlah pemain Borneo FC dan Persija Jakarta menghampirinya.
Mereka bergantian menghibur dengan menepuk bahu, dan meminta bangkit.
Video ini kemudian menjadi perbincangan, setelah diunggah akun Instagram @pemain.keduabelass, Selasa (3/3/2026).
"tangis @fajarfathurrahmannn usai Persija gagal meraih kemenangan atas mantan klubnya, Borneo FC," tulis akun tersebut dalam captionnya.
Fajar Fathurrahman merupakan pemain kelahiran Manokwari, Papua Barat, 29 Mei 2002.
Pemain dengan tinggi 1,70 meter ini menempati posisi sebagai bek kanan.
Fajar Fathurrahman digaet Persija Jakarta pada 15 Januari 2026 dan dikontrak hingga 31 Mei 2029.
Ia mengawali kariernya lewat Bina Taruna (-2018), PSSA Asahan U17 (2018), PERSIB U16 (2018), Garuda Select (2019-2020), Kalteng Putra U18 (2019), ASAD 313 (2020).
Setelah itu, ia gabung Borneo FC, dari 10 September 2020 hingga 15 Januari 2026.
Pemain dengan kaki dominan kanan itu saat ini harga pasarnya mencapai Rp 6,08 miliar.
Di Persija Jakarta, ia baru main dalam 7 pertandingan, selama 210 menit.
Sebelumnya, bersama Borneo FC musim ini, Fajar Fathurrahman mencatat 14 laga, 1 asis, 2 kartu kuning, dan 1.340 menit bermain.
Pemain label Timnas Indonesia kelompok usia itu megoleksi dua gelar sepanjang kariernya.
Yakni Top Goal Scorer SEA Games 2022/2023, dan juara SEA Games 2023 bersama Timnas U-22 Indonesia.
Statistik di Timnas Indonesia:
U23: 7 pertandingan, 1 asis, 328 menit bermain.
U22: 7 pertandingan, 5 gol, 2 asis, 516 menit bermain.
U19: 4 pertandingan, 4 gol.
Baca juga: Bobotoh Serbu Madura United setelah Dilibas David da Silva dkk, Kompak Ucap 1 Hal
Babak Pertama:
Allano Lima memberikan tendangan selamat datang di menit ke-2.
Tendangan dari luar kotak penalti hanya membuat lini belakang Borneo FC waspada namun belum mampu menembus gawang Nadeo.
Juan Villa memberikan balasan di menit ke-4 dengan tendangan yang mirip dengan Allano Lima.
Tendangan Juan Villa yang menukik bisa dibelokkan Andritany yang berujung lemparan ke dalam saja.
Di menit ke-9 Gustavo mencoba menusuk pertahanan Borneo FC dengan melakukan umpan mendalam kepada Maxwell.
Maxwell yang berdiri bebas tak mampu mengontrol bola meski sudah di depan gawang hingga kehilangan kendali.
Nadeo melakukan penyelamatan berkelas di menit ke-11 saat tendangan dari Allano berhasil ditepis dalam keadaan sempit.
Tensi tinggi laga ini terlihat saat Thales yang bersundulan dengan Obi.
Thales lalu memberikan yapping ke Obi dalam jarak dekat.
Di menit ke-18 Maxwell mendapatkan kesempatan emas setelah berhadapan 1-1 dengan Nadeo.
Top skorer Persija Jakarta itu tak mampu menyelesaikan one on one nya karena tendangan melebar ke atas gawang.
Alaaeddine dan Allano terjadi miskomunikasi di menit ke-26 saat sudah sama-sama berada di kotak penalti.
Allano memberikan umpan di tiang dekat, sedangkan Alaaeddine menunggu di tengah kotak penalti.
Andritany sempat salah melakukan passing di menit ke-35 karena sasarannya meleset ke pemain Borneo FC.
Obi yang menyambut langsung mengarahkan ke gawang namun Andritany melakukan tanggung jawabnya dengan langsung menghalau bola dengan kakinya.
Wasit mengeluarkan kartu kuning pertama untuk Mariano Peralta yang diduga menggunakan kakinya untuk mengganjal kaki Fabio Calonego.
Wasit memberikan tambahan waktu 1 menit di babak pertama namun tak ada gol yang tercipta.
Kartu kuning diberikan pada Jordi Amat yang telat menekel Mariano Peralta.'
Babak Kedua:
Persija Jakarta membuka babak kedua dengan gol ke gawang Nadeo di menit ke-47.
Bermula dari memanfaatkan pemain Borneo yang belum siap dari sisi pojok kanan.
Bola itu mengenai kepala Alaaeddine yang menjadikan assist untuk Gustavo.
Di menit ke-49 Rizky Ridho harus cuci piring atas blunder Andritany yang salah mengumpan bola.
Bola yang jatuh ke kaki Mariano harus langsung dipatahkan oleh Rizky Ridho hingga berbuah kartu kuning.
Andritany melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-60 saat mendapatkan tandukan dari Obieta.
Namun, di menit ke-61 gawangnya jebol oleh Juan Villa.
Berawal dari salah umpan dari pemain Persija Jakarta yang berhenti di kaki Juan Villa.
Ia lalu membawa bola dari sisi kanan gawang menuju ke tengah lapangan.
Di luar kotak penalti, Juan Villa yang diadang oleh Thales Lira masih bisa melakukan eksekusi.
Bola mengarah di pojok kanan atas Andritany yang berbuah skor penyama kedudukan 1-1.
Tendangan melengkung di menit ke-70 oleh Allano Lima nyaris membobol gawang Nadeo.
Namun, Nadeo berhasil menyelamatkannya.
Setelah melakukan sepak pojok, terjadi kemelut di depan gawang Nadeo.
Bertubi-tubi penyelamatan dari Nadeo dan Komang Teguh yang menghalau bola masuk ke gawang.
Bahkan wasit sempat melakuan Cek VAR apakah bola sempat masuk ke garis gawang.
Namun, wasit tak melihat adanya gol yang tercipta pada kemelut itu.
Fabio Calonego berhasil menggandakan kedudukan Persija Jakarta di menit ke-74.
Tendangan roket Fabio sekitar 20 meter dari gawang tak mampu ditepis oleh Nadeo.
Pada menit 90+4', gawang Persija Jakarta kembali jebol, kali ini oleh Ikhsanul Zikrak.
Wasit sempat melakukan pengecekan VAR, setelah cukup lama, pada menit 90+8', gol disahkan.
Selang satu menit kemudian, wasit meniup peluit akhir pertandingan, skor imbang 2-2.
Persija Jakarta
Kiper: Andritany Ardhiyaksa
Belakang: Jordi Amat, Rizky Ridho, Thales Lira
Gelandang: Allano Lima, Bruno Tubarao, Dony Tri, Fabio Calonego
Penyerang: Alaaeddine Ajaraie, Maxwell Souza, Gustavo Almeida
Borneo FC
Kiper: Nadeo Argawinata
Belakang: Sleyton Santos, Komang Teguh, Alfharezzi Buffon, Westherley Garcia
Gelandang: Kei Hirose, Mohammad Anez, Rivaldo Pakpahan
Penyerang: Juan Villa, Koldo Obeita, Mariano Peralta
(TribunWow.com/Lailatun Niqmah/Tiffany Marantika)