Pengalaman Buka Puasa Multietnis di Pelataran Masjid Belanda
GH News March 04, 2026 07:10 PM
Utrecht -

Pengalaman berbuka puasa di negeri orang akan selalu berkesan. Begini pengalaman buka puasa multietnis di pelataran masjid Ulu Camii di kota Utrecht, Belanda.

Populasi muslim di Belanda diperkirakan ada sekitar 1 juta sampai 1,2 juta jiwa, atau sekitar 5-7% populasi total penduduk negara tersebut yang berjumlah sekitar 18 juta jiwa lebih.

Muslim Turki dan Maroko adalah kelompok muslim terbesar di Belanda. Diperkirakan juga ada lebih dari 6 ribu penduduk asli Belanda yang menjadi penganut Islam.

Islam di Belanda terdiri dari 2 aliran besar yaitu Sunni dan Syiah. Namun mayoritas penganut Islam di sini beraliran Sunni.

Negara Belanda menjadi negara dengan populasi muslim kelima terbesar di Eropa setelah Perancis, Jerman, Inggris dan Italia. Sebagai salah satu kelompok muslim terbesar di Belanda, tak mengherankan bila banyak mesjid komunitas muslim Turki di sini.

Salah satunya adalah mesjid Ulu Camii di Utrecht, yang merupakan mesjid terbesar di Belanda. Mesjid ini mulai dibangun pada tahun 2009 dan selesai pada tahun 2015.

Di pelataran mesjid yang luas inilah dilaksanakan iftar atau buka bersama gratis yang dihadiri oleh muslim dari berbagai latar belakang bangsa dan budaya, bahkan penduduk asli Belanda yang non muslim juga ikut berpartisipasi.

Semua berbaur menjadi satu seakan menjadi saudara. Karena faktor cuaca yang kurang mendukung, jadwal iftar yang tadinya hari minggu tanggal 1 Maret 2026, akhirnya dimajukan ke hari Senin tanggal 2 Maret 2026.

Meski dilaksanakan di hari Senin, namun acara ini sukses dihadiri sekitar 2 ribu orang. Sajian takjil khas Turki menjadi menu iftar, ada sup lentil/linzen, roti, kurma, bulgur, baklava dan salad.

Selesai santap makan, kami bergegas menuju ke dalam mesjid untuk Shalat maghrib. Diaspora Indonesia pun banyak yang ikut acara iftar ini, sambil bersilaturahmi dan bertukar cerita satu sama lain.

Indahnya ukhuwah Islamiyah di Benua Biru Eropa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.