Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela
TRIBUN-PAPUA.COM, PUNCAK - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PPK) Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah kembali melalukan terobosan baru dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Terobosan tersebut adalah menghadirkan kampung sehat bernama kampung binaan TP-PKK "Niniki Lambunik Eruwok".
Launching atau peluncuran Niniki Lambunik Eruwok berlokasi di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak pada Rabu, (4/3/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah karena dipimpin langsung oleh Bupati Puncak, Elvis Tabuni dan seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Baca juga: Stok Royal Canin di Blibli Sekarang untuk Kebutuhan Hewan Peliharaan Selama Lebaran
Niniki Lambunik Eruwok merupakan bahasa Puncak yang berarti Sehati, Bersatu dalam Kasih, dan Bekerja Bersama.
Niniki Lambunik Eruwok menggambarkan semangat kebersamaan masyarakat bahwa pembangunan tidak bisa berjalan sendiri.
Gerakan Niniki Lambunik Eruwok merupakan semangat kolektif masyarakat dalam membangun kampung yang sehat, mandiri dan sejahtera.
Dengan prinsip tersebut, masyarakat diajak untuk berpartisipasi aktif dalam setiap program pembangunan mulai dari kesehatan keluarga, pendidikan anak, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Semangat ini menegaskan bahwa kemajuan Kabupaten Puncak hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat bergerak bersama dalam kasih dan tanggung jawab.
Ketua TP-PKK Puncak, Ny. Sujatinah Elvis Tabuni pada kesempatan itu mengatakan, kampung sehat merupakan komitmen nyata menghadirkan pembangunan mulai dari tingkat dasar.
Baca juga: LSM di Papua Perkuat Visi Bersama Kawal Implementasi Otsus yang Belum Optimal
"Jadi tingkat dasar itu adalah keluarga dan lingkungan masyarakat," katanya.
Bagi PKK, kesehatan bukan hanya soal pelayanan medis tetapi menyangkut pola hidup, kebersihan lingkungan, ketahanan keluarga, pemenuhan gizi anak, serta kualitas hidup masyarakat dan hal itu yang mendorong mereka untuk memastikan setiap anak hidup sehat dan terhindar dari stunting.
"Di mana lingkungan keluarga harus bersih dan layak, setiap ibu memiliki peran akif menjaga kesehatan. Masyarakat juga harus secara mandiri membangun kampung secara berkelanjutan," ungkapnya.
Kampung sehat Niniki Lambunik Eruwok merupakan contoh bahwa pembangunan Puncak tidak hanya infrastuktur tetapi juga membangun manusia sehat, kuat dan sejahtera.
"Kami harap kampung sehat ini menjadi model dasar dan nantinya dikembangkan di kampung lain," ujarnya.
Baca juga: Suami di Mimika Akui Lakukan KDRT Sebelum Temukan Istrinya Meninggal Dunia
Sujatinah juga meminta dukungan penuh bupati dan pemerintah setempat agar program ini dapat berjalan berkesinambungan.
Ia mengajak sinergitas antara pemerintah daerah dan OPD teknis, nakes, aparat kampung, kader PKK agar kampung sehat tidak berhenti saat launching saja.
"Kampung sehat ini harus benar-benar menghadirkan perubahan nyata ditengah masyarakat," katanya
Pada momen penuh makna tersebut, PKK Puncak juga memberikan uang tunai untuk pengelolaan kampung sehat, bibit pohon, bibit tanaman, dan bibit ayam petelur.(*)