Polres Tana Tidung Matangkan Persiapan Operasi Ketupat Kayan 2026, Fokus Pengamanan Speedboat
Junisah March 04, 2026 08:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG- Jelang Operasi Ketupat Kayan 2026 Polres Tana Tidung mulai mematangkan berbagai persiapan pengamanan arus mudik dan stabilitas kebutuhan masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri.

Meski pelaksanaan resmi Operasi Ketupat Kayan 2026 masih menunggu instruksi dari pusat, jajaran kepolisian di daerah sudah mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral guna menyamakan persepsi dan kesiapan di lapangan.

Kapolres Tana Tidung AKBP Eko Nugroho, mengatakan belum dapat memastikan tanggal maupun durasi pelaksanaan operasi karena seluruh kebijakan bersifat nasional.

“Terkait pelaksanaan, tanggal serta waktunya kita masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pusat. Kita sebagai peserta pengikut, jadi kita hanya menunggu paparan dan instruksi dari pusat,” kata AKBP Eko Nugroho kepada TribunKaltara.com, Rabu (4/3/2026).

Baca juga: Pemkab Tana Tidung Siap Dukung Pengamanan Idul Fitri, Wabup Hadiri Rakor Operasi Ketupat Kayan 2026

Ia menjelaskan, sebelumnya pada Senin (2/3/2026) telah dilaksanakan zoom meeting lintas sektoral untuk membahas kesiapan menghadapi arus mudik lebaran.

Menurutnya, dalam kebijakan berskala nasional seperti Operasi Ketupat Kayan 2026, pemerintah daerah dan kepolisian di tingkat kabupaten tidak dapat menentukan jadwal secara mandiri.

“Mulai dari tanggal, jam operasi sampai waktu mudik itu tidak bisa kita tentukan sendiri. Itu ditetapkan pusat, biasanya melalui kementerian terkait. Setelah itu baru diturunkan ke daerah untuk kita atur teknisnya,” jelasnya.

Sambil menunggu arahan resmi, Polres Tana Tidung telah mengidentifikasi sejumlah potensi kerawanan, mulai dari arus mudik, distribusi bahan bakar minyak (BBM), hingga ketersediaan bahan pokok.

Kapolres Tana Tidung menegaskan, pengawasan harga dan distribusi kebutuhan pokok menjadi perhatian utama guna mencegah lonjakan harga yang dapat memicu inflasi jelang lebaran.

Baca juga: Operasi Ketupat Kayan 2025 di Nunukan Lancar, Tidak Kecelakaan Ganggu Arus Mudik dan Balik Lebaran

“Biasanya nanti dari Polri ada TR, dari Kemendagri juga ada surat perintah masing-masing. Setelah itu dirapatkan kembali di tingkat pemda untuk menentukan langkah teknis di lapangan,” katanya.

Untuk pengamanan arus mudik, ia menyebut jalur darat di Kabupaten Tana Tidung relatif aman. 

Namun, pengawasan akan diperketat di jalur perairan, khususnya trayek speedboat yang menjadi transportasi utama masyarakat.

“Yang kita perketat itu jalur speedboat. Pos akan kita buat di dua titik, yakni Simpang AJP dan depan Pasar Imbayud Taka. Personel juga akan kita kerahkan di seluruh dermaga pelabuhan yang ada speedboat beroperasi untuk menjaga keamanan,” pungkasnya. 

(*)

Penulis : Rismayanti 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.