Markus Ajak Jaga Toleransi di Perayaan Cap Go Meh
Ajie Gusti Prabowo March 04, 2026 08:50 PM

PARITTIGA, BABEL NEWS - Masyarakat Tionghoa terlihat ramai berkumpul menyaksikan berbagai macam hiburan di Kelenteng Bakti, Desa Puput, Kecamatan Parittiga, Bangka Barat, Selasa (3/3) malam. Hal ini dilakukan dalam perayaan Cap Go Meh, yang menjadi tradisi masyarakat dari etnis Tionghoa setelah perayaan Imlek.

Bupati Bangka Barat, Markus beserta jajarannya dan unsur Forkopimda Bangka Barat terlihat hadir dalam kegiatan itu. Diakuinya, kegiatan seperti ini sebagai wujud nyata keberagaman dan toleransi terus dijaga dan rawat bersama. 

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menyambut baik semangat toleransi dan silaturahmi dari berbagai etnis yang ada di daerah ini agar dapat terus dilestarikan. "Generasi muda juga diharapkan dapat menghadirkan kegiatan yang kreatif dan positif, mengikuti perkembangan zaman. Tanpa mengurangi nilai-nilai budaya dan kebersamaan yang telah diwariskan," kata Markus.

Menurutnya, dengan keberagaman ini tentu menjadi potensi besar dalam mendorong sektor pariwisata, budaya, serta pertumbuhan ekonomi di Bangka Barat. "Saya juga mengimbau kepada masyarakat Desa Puput agar selalu menjaga ketertiban dan keamanan. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," harapnya.

Ia memahami, masyarakat di sini sangat cinta damai dan bangga terhadap Bangka Barat. "Desa Pelangas dan Desa Puput bahkan telah ditetapkan oleh Kementerian Agama sebagai Desa Sadar Kerukunan. Mari kita bersama, Pemkab dan masyarakat menjaga predikat Desa Sadar Kerukunan ini agar tetap menjadi contoh bagi desa-desa lain, khususnya di Kecamatan Parittiga," tegasnya. (riu)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.