TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Semen Padang FC menantang PSIM Yogyakarta pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-24. Duel kedua tim digelar Rabu (4/3/2026) malam pukul 21.00 WIB di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang.
Laga ini dipimpin Wasit Naufal Adya Fairuski, Asisten Wasit 1 Karnedi, Asisten Wasit 2 Dedi Saputra, Cadangan Wasit Irul Hidayat, VAR Tommi Manggopa dan AVAR Fajar Furqon.
Menjelang kick-off berlangsung, kedua tim telah merilis susunan pemain (line-up) terbaiknya.
Semen Padang FC turun dengan komposisi agresif, memadukan pemain asing dan lokal demi mencuri poin di kandang lawan.
Namun ada beberapa nama yang berbeda, tidak ikutnya sejumlah pemain membuat pelatih merubah sejumlah susunan pemain yang biasanya di squad utama.
Baca juga: Dua Gempa Bumi Guncang Sumbar Hari Ini, Kekuatan Magnitudo 4,2 Getarkan Daratan Mentawai
Dalam starting list tersebut tampak Rendy Oscario kembali menjadi penjaga gawang utama. Kemudian Kazaki menutupi posisi yang biasa diisi oleh Boubakary Diarra yang terkena akumulasi kartu.
Kemudian Guillermo serta Wakaso kembali masuk skuad utama setelah sebelumnya mengalami cidera dan tidak bisa dimainkan.
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, memastikan kondisi mayoritas pemain dalam keadaan siap tempur.
“Puji Tuhan dari kondisi pemain semua oke. Cuma Diarra dia tidak bisa main karena kartu merah di pertandingan terakhir. Kalau kondisi yang lain semua oke, sudah kita latihan cukup positif dan cukup baik. Semoga besok kita bisa menang,” ujar Dejan.
Absennya Diarra menjadi satu-satunya kendala berarti bagi tim Kabau Sirah. Sementara itu, kondisi Wakasso yang sebelumnya sempat diragukan, dipastikan sudah membaik.
Baca juga: Amril Amin Prediksi Semen Padang FC Menang 2-1 atas PSIM, Minta Tim Fokus Hindari Degradasi
“Kalau buat kondisi Wakasso, no problem. Dia kemarin sudah sembuh, sudah ikut treatment dokter, semua oke. Dia ikut latihan sama kita. Kita tidak terlalu banyak paksa karena tidak mau ambil risiko, tapi dari kondisi dia sudah oke,” jelasnya.
Dejan mengakui PSIM Yogyakarta merupakan tim dengan materi pemain berkualitas. Pada pertemuan sebelumnya di Yogyakarta, Semen Padang FC harus mengakui keunggulan tuan melalui gol penalti.
“Kita sudah main lawan mereka di Yogyakarta, kita kalahlewat penalti. Itu satu tim yang punya kualitas dan punya satu pemain bagus yaitu Ze Valente. Saya pikir dia otak dari tim itu. Tapi ada beberapa pemain lokal yang juga punya kualitas. Kita harus benar hati-hati, jangan masuk dengan kepala panas, nanti bisa salah,” katanya.
Meski demikian, Dejan menegaskan target timnya hanya satu, yakni meraih kemenangan demi keluar dari zona merah klasemen.
“Strategi kita cuma satu, kita mau menang. Bagaimana caranya tidak penting, yang penting menang. Kalau kita bisa menang dan puji Tuhan bisa keluar dari zona merah,” tegasnya.
Baca juga: Erupsi Gunung Marapi Meledak 22 Kali Selama Dua Bulan, Kolom Abu Tembus 3.000 Meter ke Langit
Berikut line-up kedua tim:
Line-up Semen Padang FC:
Rendy Oscario (GK), Ravy Dieulerinche Tsouka Dozi, Jaime Andres Giraldo Ocampo, Guillermo Hernandez Hiero, Kianz Gonzalez Froese, Samuel Christianson Simanjuntak, Kazaki Nakagawa, Angelo Meneses , Alhasan Wakaso, Firman Juliansyah dan Kasim Botan.
Line-up PSIM Yogyakarta:
Cahya Supriadi (GK), Johannes Daniel Maria Van Der Avert, Yusaku Yamadera, Franco Gaston Ramos Mingo, D. S. Sheva Maresca Amavisca, Norberto Ezequiel Vidal, Raka Cahyana Rizky, Riyatno Abiyoso, Rahmatshoh Rahmatzoda, Fahreza Sudin Dan Nermin Haljeta.
Laga ini diprediksi berlangsung ketat, mengingat kedua tim sama-sama mengincar poin penuh demi memperbaiki dan meningkatkan posisi di klasemen.(*)