Sri Lanka Temukan Jenazah 87 Pelaut Kapal Fregat Iran yang Tenggelam Kena Torpedo Kapal Selam AS
Hasiolan Eko P Gultom March 05, 2026 12:33 AM

Sri Lanka Temuan Jenazah 87 Pelaut Kapal Fregat Iran yang Tenggelam Kena Torpedo Kapal Selam AS
 

TRIBUNNEWS.COM - Kepolisian Sri Lanka mengumumkan penemuan jenazah 87 pelaut dari kapal fregat Iran yang dilaporkan tenggelam di lepas pantai Sri Lanka.

Sebelumnya pada Rabu (4/3/2026), Angkatan Laut Sri Lanka mengumumkan bahwa mereka telah menemukan jenazah beberapa pelaut yang berada di atas kapal perang Iran yang diserang dan ditenggelamkan di lepas perairan teritorial pulau tersebut.

Sri Lanka mengirimkan kapal dan pesawat terbang pada subuh untuk menyelamatkan 30 pelaut Iran yang berada di atas kapal fregat Iran "Iris Dena".

Baca juga: IRGC: 100 Personel Militer AS di Dubai Tewas, CENTCOM: 17 Kapal Perang Iran Hancur

Penemuan ini bertepatan dengan pengumuman oleh Garda Revolusi Iran bahwa mereka telah menargetkan kapal perusak Amerika di Samudra Hindia dengan rudal, yang mengakibatkan kerusakan dan kebakaran di atas kapal.

Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Vijeeta Herath, mengatakan kalau tim darurat telah mengangkut 30 pelaut yang terluka dari kapal fregat tersebut.

Kapal Fregat Iran Iris Dena diketahui memiliki awak sebanyak 180 orang. Para pelaut Iran yang dapat dievakuasi kemudian dikirim ke sebuah rumah sakit di Sri Lanka selatan.

Sumber-sumber di Angkatan Laut Sri Lanka dan Kementerian Pertahanan melaporkan kalau sekitar 100 orang hilang dan 78 orang terluka akibat serangan kapal selam terhadap kapal Iran.

Juru bicara Angkatan Laut, Komando Budhika Sampat, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa tim penyelamat dari Angkatan Laut dan Angkatan Udara Sri Lanka menuju lokasi kapal setelah menerima sinyal bahaya darinya sekitar 40 mil laut di selatan Sri Lanka.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengkonfirmasi, sebuah kapal selam AS telah menenggelamkan fregat Iran IRIS Dena di Samudra Hindia di lepas pantai Sri Lanka menggunakan torpedo.

Serangan ini menjadi serangan torpedo pertama oleh pasukan Amerika sejak Perang Dunia Kedua.

Angkatan Laut Republik Iran menggelar latihan angkatan laut bertajuk Force-99 di Laut Oman pada tanggal 14 Januari 2021.
Angkatan Laut Republik Iran menggelar latihan angkatan laut bertajuk Force-99 di Laut Oman pada tanggal 14 Januari 2021. (Militer Iran/Anadolu Agency)

IRGC: Kapal Perusak Amerika Terkena Serangan

Sementara itu, Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan telah menargetkan kapal perusak AS di Samudra Hindia dengan rudal, merusaknya dan menyebabkan kebakaran.

Menurut pernyataan tersebut, kapal perusak itu dihantam oleh rudal "Qader 380" dan "Talaiah", dan kebakaran besar terjadi di kedua kapal tersebut.

Sejak Sabtu pagi, Israel dan Amerika Serikat telah melancarkan serangan militer terhadap Iran, yang mengakibatkan kematian Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, pejabat keamanan dan militer senior, serta korban sipil.

Iran membalas dengan meluncurkan serangan rudal dan pesawat tak berawak ke arah Israel dan pangkalan AS di negara-negara Teluk, beberapa di antaranya telah merusak infrastruktur sipil, termasuk bandara, pelabuhan, dan berbagai bangunan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.