BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARBARU - Atlet-atlet binaan Persatuan Atletik Kota Banjarbaru kembali menjalani latihan fisik intensif, Rabu (4/3/2026).
Sesi latihan dipusatkan di Lapangan Denzipur 8/GM dengan fokus utama pada penguatan otot kaki hingga peningkatan daya tahan fisik.
Di bawah arahan pelatih, mereka menjalani berbagai menu latihan yang menguras tenaga, mulai dari latihan isometrik hingga drill teknik dasar.
Pelatih Atletik Banjarbaru, Stephana yang akrab disapa Ana mengatakan, latihan kali ini memang difokuskan untuk membangun fondasi kekuatan tubuh bagian bawah.
“Ada belasan atlet yang ikut latihan hari ini. Kita fokus ke kekuatan kaki karena itu jadi dasar hampir semua nomor atletik,” ujarnya.
Salah satu menu yang diberikan adalah wall sit atau wall squat. Latihan ini dilakukan dengan posisi punggung menempel di dinding dan lutut ditekuk seperti duduk tanpa kursi.
Menurut Ana, wall sit merupakan latihan isometrik yang efektif untuk memperkuat paha depan (quadriceps), bokong, betis, hingga otot perut.
“Latihan ini kelihatannya sederhana, tapi kalau ditahan beberapa menit, otot benar-benar bekerja. Ini penting untuk menopang performa saat sprint maupun nomor teknik,” jelasnya.
Tak hanya penguatan statis, para atlet juga menjalani latihan dinamis. Satu per satu atlet muda berlari menyusuri lintasan, kemudian melompati sejumlah hurdle yang telah disusun berderet.
Latihan ini bertujuan meningkatkan koordinasi, kecepatan, dan power otot tungkai.
Di sudut lapangan lainnya, sejumlah atlet nomor lempar juga tak kalah serius berlatih.
Mereka mengasah teknik dasar melempar dengan fokus pada perbaikan posisi badan agar lontaran lebih maksimal.
Ana menekankan, pembenahan teknik menjadi kunci dalam nomor lempar lembing. Posisi tubuh, sudut lemparan, hingga keseimbangan saat awalan sangat menentukan jarak lemparan.
“Kalau posisi badan sudah benar, tenaga yang keluar akan lebih efektif. Jadi bukan hanya kuat, tapi teknik juga harus tepat,” tegasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)