Jadwal Imsakiyah di Kota Pangkalpinang Kamis, 5 Maret 2026
Tiara Shelavie March 05, 2026 04:38 AM

TRIBUNNEWS.COM - Ramadan merupakan bulan yang paling dinantikan umat Islam, bulan yang di dalamnya tersimpan nilai spiritual, pengendalian diri, dan penguatan hubungan dengan Allah SWT. 

Selama Ramadan, setiap Muslim yang baligh dan mampu diwajibkan menjalankan puasa, yakni menahan diri dari makan, minum, serta segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. 

Ibadah ini tidak hanya berdimensi fisik, tetapi juga melatih kesabaran, kejujuran, serta empati kepada mereka yang kekurangan.

Dalam menjalankan puasa, ketepatan waktu menjadi hal yang sangat penting. 

Karena itu, umat Islam berpedoman pada jadwal imsakiyah, yaitu panduan waktu harian yang memuat informasi tentang imsak, waktu salat lima waktu, hingga waktu berbuka puasa. 

Imsak menjadi pengingat agar kaum Muslim menghentikan makan dan minum sebelum masuknya waktu Subuh, sementara azan Maghrib menandai berakhirnya puasa pada hari tersebut.

Bagi masyarakat di Pangkalpinang, jadwal imsakiyah bukan sekadar informasi rutin, tetapi pegangan penting untuk menata aktivitas selama Ramadan. 

Dengan mengetahui waktu yang akurat, umat Islam dapat mempersiapkan sahur tepat waktu, menunaikan salat dengan disiplin, serta berbuka puasa sesuai syariat. 

Ketertiban dalam mengikuti jadwal ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas ibadah agar tetap khusyuk dan penuh keberkahan di bulan suci.

Jadwal Imsakiyah di Kota Pangkalpinang Kamis, 5 Maret 2026 / 15 Ramadan 1447 H

Mengutip dari kanal Ramadan Kebaikan Melokal, berikut rincian waktu imsak dan sholat:

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 05 Maret 2026 (15 Ramadan 1447 H)
KOTA PANGKAL PINANG
Imsak 04:38
Subuh 04:48
Zhuhr 12:11
‘Ashr 15:17
Maghrib 18:14
‘Isya’ 19:23
Selengkapnya
  • Imsak: 04.38 WIB
  • Subuh: 04.48 WIB

Baca juga: Meraih Pahala Besar di Bulan Ramadan 1447 H dengan Kekuatan Sabar

  • Dhuha: 06.27 WIB
  • Zhuhur: 12.11 WIB
  • Ashar: 15.17 WIB
  • Maghrib: 18.14 WIB
  • Isya: 19.23 WIB

Dengan jadwal tersebut, umat Muslim dianjurkan menyelesaikan santap sahur sebelum pukul 04.38 WIB sebagai bentuk kehati-hatian. 

Masuknya waktu Subuh pada pukul 04.48 WIB menandai dimulainya puasa hari itu. 

Niat Puasa Ramadan Harian

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هٰذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i fardhi syahri Ramadhāna hâdzihis sanati lillāhi ta‘ālā.

Artinya:

“Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh

(Beberapa ulama, khususnya dalam mazhab Maliki, membolehkan niat di awal Ramadan untuk satu bulan penuh)

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ كُلِّهِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma syahri Ramadhāna kullihi lillāhi ta‘ālā.

Artinya:

“Aku niat berpuasa selama satu bulan Ramadan penuh karena Allah Ta’ala.”

Makna dan Keutamaan Niat Sahur

Niat dalam puasa bukan sekadar formalitas, melainkan penegasan bahwa ibadah dilakukan semata-mata karena Allah SWT. 

Dengan niat yang benar, puasa memiliki nilai ibadah yang sah dan berpahala.

Pertama, niat menegaskan kesungguhan hati dalam menjalankan perintah agama, dikutip dari baznas.go.id.

Puasa tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi bentuk ketaatan yang disadari sepenuhnya.

Kedua, niat membedakan puasa Ramadan dari aktivitas menahan makan biasa, seperti diet atau alasan kesehatan. 

Unsur ibadah terletak pada tujuan yang diniatkan.

Ketiga, sahur yang disertai niat memiliki keberkahan tersendiri. 

Selain memberi kekuatan fisik, sahur juga menjadi pembeda antara puasa umat Islam dan praktik puasa lainnya.

Cara Melafalkan Niat dengan Tepat

Agar puasa sah secara syariat, niat perlu diperhatikan dengan baik:

  • Dilakukan sebelum fajar: Niat puasa wajib ditetapkan pada malam hari sebelum waktu Subuh tiba.
  • Dalam keadaan sadar: Pastikan niat diucapkan atau dihadirkan dalam hati dengan kesadaran penuh.
  • Memahami maknanya: Boleh dilafalkan dalam bahasa Arab maupun bahasa yang dipahami, selama maksud dan tujuannya jelas.
  • Tidak tergesa-gesa: Ucapkan dengan tenang agar maknanya benar-benar dihayati.
  • Konsisten setiap malam: Meski ada pendapat yang membolehkan niat sebulan penuh, memperbarui niat setiap malam lebih dianjurkan untuk kehati-hatian.

(Tribunnews.com/Farra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.