Puting Beliung Terjang Batang: Satu Pemotor Tewas Tertimpa Tiang, Jalur Pantura Lumpuh 10 KM
Rustam Aji March 05, 2026 09:07 AM

Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Rabu (4/3/2026) sore.

Bencana ini mengakibatkan satu orang pengendara motor tewas tertimpa tiang listrik dan melumpuhkan total Jalur Nasional Pantura selama lima jam akibat puluhan pohon jati tumbang.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 16.30 WIB tersebut berdampak paling parah di Kecamatan Subah.

Angin kencang merobohkan pohon-pohon besar di kawasan perhutani yang langsung menutup akses jalan utama, hingga memicu kemacetan mengular sepanjang 10 kilometer dari Desa Clapar hingga Desa Adinuso.

Satu Korban Jiwa dan Belasan Kendaraan Tertimpa Camat Subah, Muhammad Yasin, mengonfirmasi adanya korban jiwa dalam tragedi ini.

Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di tempat setelah tertimpa tiang listrik yang roboh saat angin kencang mengamuk.

pohon tumbang-macetkan pantura
POHON BERTUMBANGAN - Suasana Tim Gabungan Relawan BPBD melakukan evakuasi pohon tumbang di jalur Pantura, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.

"Untuk korban luka masih dalam penanganan dan dirujuk ke rumah sakit. Sedangkan satu korban meninggal dunia sudah teridentifikasi," ujar Yasin saat ditemui di lokasi kejadian.

Selain menelan korban jiwa, pohon-pohon berukuran raksasa juga menimpa kendaraan yang tengah melintas.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang, Wawan Nurdiansyah, menyebut sedikitnya ada 10 unit kendaraan, mulai dari mobil pribadi hingga truk, yang ringsek tertimpa batang pohon.

Jalur Pantura Lumpuh Total, Arus Dialihkan ke Tol

Kemacetan parah yang terjadi sejak pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB memaksa pihak kepolisian melakukan rekayasa lalu lintas.

Kendaraan roda empat atau lebih diarahkan untuk masuk ke jalur tol melalui gerbang tol di Kecamatan Kandeman guna mengurai penumpukan di jalan arteri.

Wawan Nurdiansyah menjelaskan bahwa titik terparah berada di wilayah Subah sepanjang 3 kilometer karena merupakan area hutan jati.

"Ada sekitar 10 kecamatan yang terdampak Puting Beliung Batang, mulai dari Warungasem di barat hingga Gringsing di timur. Namun, Subah paling parah karena banyak pohon jati tumbang menutup akses Jalur Pantura Macet total," jelas Wawan.

Evakuasi Darurat Selama 4 Jam

Tim gabungan dari BPBD, TNI-Polri, dan relawan harus bekerja ekstra menggunakan gergaji mesin untuk menyingkirkan batang pohon yang melintang.

Hingga pukul 21.00 WIB, petugas baru berhasil membuka satu lajur dengan sistem buka-tutup.

"Prioritas kami adalah membuka akses nasional arah Jakarta–Semarang. Untuk jalur selatan masih terkendala jaringan listrik yang tumbang, sehingga pembersihan belum maksimal," tambah Yasin.

Pantauan di lokasi pada pukul 22.00 WIB menunjukkan arus lalu lintas mulai bergerak perlahan.

Pemerintah Kabupaten Batang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan pohon tumbang, mengingat potensi cuaca ekstrem masih membayangi wilayah Jawa Tengah dalam beberapa hari ke depan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.