BOLASPORT.COM - Semen Padang FC resmi menunjuk Imran Nahumarury sebagai pelatih kepala baru untuk mengarungi sisa pertandingan di Super League musim ini.
Penunjukan pelatih lokal tersebut dilakukan tepat saat waktu berbuka puasa bagi kaum muslim, tepatnya setelah Maghrib pada Kamis (5/3/2026).
Sebelumnya, Kabau Sirah telah mendepak Dejan Antonic dari kursi kepelatihan saat waktu sahur di hari yang sama.
Penasihat klub Semen Padang, Andre Rosiade, menepati janjinya yang mengatakan pelatih baru akan diumumkan tepat saat waktu berbuka puasa.
Politisi Partai Gerindra itu pun tidak main-main dengan ucapannya dengan mendatangkan Imran Nahumarury sebagai nakhoda baru tim.
"Hasil yang sangat mengecewakan pada pertandingan hari ini menjadi bahan evaluasi serius bagi manajemen," kata Andre Rosiade.
"Untuk itu, manajemen memutuskan melakukan pergantian pelatih demi perbaikan dan peningkatan performa tim ke depan."
"Secara resmi, sebelum sahur, Semen Padang FC akan mengumumkan keputusan tersebut," tambahnya.
Beberapa saat kemudian Semen Padang FC benar-benar merilis pernyataan pemberhentian Dejan Antonic.
"Kebersamaan Tim Kabau Sirah dengan Coach Dejan harus berakhir," bunyi pernyataan resmi Semen Padang.
"Keputusan ini diambil Manajemen Semen Padang FC, setelah melakukan pertimbangan dan diskusi dengan Komisaris dan Penasehat Tim."
"Terimakasih Coach Dejan," tambahnya.
Pelatih anyar Kabau Sirah, Imran Nahumarury, merupakan mantan pelatih Malut United yang terbilang cukup sukses di kompetisi sebelumnya.
Pada musim 2024-2025, legenda Timnas Indonesia ini sukses membawa Laskar Kie Raha berakhir di posisi ketiga klasemen Liga 1.
Eks pemain Persija Jakarta itu juga sempat ditunjuk untuk menukangi klub Liga 2, Persela Lamongan.
Dejan Antonic sendiri dirasa tak mampu mengangkat performa Kabau Sirah dalam mengarungi putaran kedua kompetisi musim ini meski manajemen telah mendatangkan sejumlah pemain baru.
Terbaru, pelatih asal Serbia itu gagal meraih poin penuh atas PSIM Yogyakarta pada pertandingan Rabu (4/3/2026) malam.
Padahal dalam pertandingan tersebut, Semen Padang tampil menekan lantaran Laskar Mataram sudah bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama.
Namun, usaha dari Guillermo dan kawan-kawan nihil hingga akhir pertandingan sehingga harus puas dengan satu poin di hadapan publik sendiri.
Kini, tim asal Sumatra Barat itu tertahan di posisi ke-17 klasemen sementara hingga pekan ke-24 dengan hanya mengoleksi 17 poin.
Posisi Semen Padang FC semakin terancam terdegradasi jika Persis Solo berhasil meraih poin penuh atas Persijap Jepara pada pertandingan malam ini.
Dengan tidak banyaknya lagi pertandingan tersisa, target untuk pelatih anyar diprediksi tidak muluk-muluk.
Imran Nahumarury kemungkinan besar akan diharapkan untuk sekadar dapat mengangkat kembali marwah Semen Padang agar tetap bisa berkompetisi di Super League musim depan.