Versi Uniranks 2026, Polteknik Negeri Pontianak Raih Kampus Terbaik ke-3 Indonesia 
Try Juliansyah March 06, 2026 04:32 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Keseriusan Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) dalam mengembangkan dunia pendidikan, ternyata membuahkan hasil yang membanggakan di kancah tingkat Nasional.

Tak tanggung-tanggung, Politeknik Negeri Pontianak  berhasil meraih peringkat ke-3 sebagai Politeknik Negeri Terbaik di Indonesia tahun 2026 versi Uniranks.

Capaian ini semakin menegaskan posisi Polnep sebagai kampus vokasi unggulan yang tidak hanya fokus pada kualitas akademik, tetapi juga pada kesiapan kerja lulusan dan pelayanan mahasiswa.

Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Perencanaan Polnep, H Irawan Suharto menjelaskan penilaian yang di lakukan oleh Uniranks menilai perguruan tinggi secara utuh. Mulai dari peringkat lokal dan internasional, kualitas pendidikan, keberhasilan karier lulusan, pelayanan mahasiswa, hingga transformasi digital.

“Alhamdulillah, kita (Polnep) berhasil meraih peringkat ketiga di Indonesia untuk level politeknik,” ujarnya saat ditemui diruang kerja, pada Kamis (5/3/26).

Dari 49 politeknik negeri di Indonesia yang dinilai, Polnep Pontianak berhasil menempati posisi ketiga. Sementara posisi teratas ditempati oleh Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

Wadir 1 Irawan menyebutkan jika pencarian dilakukan dengan kata “Pontianak” di laman Uniranks, Polnep menjadi perguruan tinggi dengan peringkat tertinggi yang menggunakan nama kota tersebut, berada di atas Universitas Muhammadiyah Pontianak.

“Skor kita memang masih di kisaran 30-an. Artinya masih banyak yang harus ditingkatkan. Tapi alhamdulillah kita bisa di posisi tiga nasional untuk level politeknik,” ujarnya.

Untuk terus meningkatkan peringkat, Polnep tengah berencana melakukan berbagai pembenahan, terutama pada pelayanan dan fasilitas mahasiswa.

Baca juga: Versi Uniranks 2026, Politeknik Negeri Pontianak Raih Kampus Terbaik ke-3 di Indonesia

Beberapa langkah yang tengah dilakukan antara lain, Pemasangan CCTV di hampir seluruh titik kampus untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan. Rencana penambahan bus mahasiswa. Perbaikan ruang kelas, terutama untuk mengantisipasi banjir saat curah hujan tinggi. Peningkatan fasilitas laboratorium dan bengkel.

Di Jurusan Teknik Mesin misalnya, Polnep telah memiliki fasilitas virtual welding di mana mahasiswa dapat belajar pengelasan secara digital sebelum praktik langsung.

Di bidang perikanan, tersedia simulator kapal dengan teknologi canggih. Selain itu, sistem ujian kini sudah menggunakan Computer Based Test (CBT).

Dari sisi peminat, jurusan Tata Niaga seperti Administrasi Bisnis dan Akuntansi masih menjadi favorit. Disusul jurusan rekayasa seperti Mesin, Sipil, Elektro, dan Teknologi Informasi.

Sementara itu, Irawan menyebutkan tahun ini, Polnep menerima sekitar 3.000 mahasiswa baru dari berbagai jalur seleksi. Untuk jalur mandiri, pendaftar dalam dua tahun terakhir menembus angka 1.800 hingga 2.000 orang.

“Kalau dibandingkan politeknik lain di Kalbar, jumlah pendaftar kita jauh lebih tinggi,” katanya.

Polnep juga memiliki ratusan kerja sama dengan industri dan instansi. Untuk program magang, mahasiswa teknik banyak ditempatkan di perusahaan besar seperti Trakindo Utama dan United Tractors.

Sementara itu, tingkat serapan lulusan juga tergolong tinggi. Berdasarkan data tracer study, sekitar 83 persen lulusan tahun 2023–2024 telah bekerja. Angka itu meningkat menjadi 84–85 persen pada pengukuran 2025.

Ke depan, Polnep juga berencana membuka program S2 Terapan, terutama di bidang pertanian dan akuntansi, dengan mempertimbangkan kesiapan dosen dan fasilitas.

Namun demikian, pihak kampus menegaskan akan tetap fokus membenahi program yang sudah ada agar kualitas tetap terjaga.

“Kita tidak ingin hanya mengejar jumlah. Yang penting kualitasnya benar-benar siap,” pungkasnya. (*)

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.