TRIBUNTRENDS.COM - Polemik hukum yang menyeret nama selebgram Nabilah O’Brien mendadak menjadi sorotan publik setelah kisah yang ia bagikan di media sosial memicu perdebatan luas.
Kasus ini bermula dari sebuah insiden di restoran miliknya, Bibi Kelinci Kopitiam, yang kemudian berkembang menjadi persoalan hukum yang menurut pengakuannya justru menempatkan dirinya sebagai tersangka.
Perkara tersebut mencuat setelah rekaman keributan di restoran itu beredar luas di media sosial.
Dalam video yang viral, terlihat adanya konflik antara pelanggan dan staf restoran yang kemudian berujung pada dugaan pelanggan membawa makanan tanpa membayar.
Namun di tengah proses yang berjalan, Nabilah mengaku situasi berbalik: ia yang merasa sebagai korban justru ditetapkan sebagai tersangka.
Baca juga: Duduk Perkara Pasutri di Kemang, Gondol 11 Makanan dan 4 Minuman, Dipicu Kelamaan Menunggu
Keputusan untuk akhirnya berbicara ke publik, menurut Nabilah, didorong oleh keinginannya untuk mendapatkan keadilan.
Ia mengungkapkan bahwa selama lima bulan terakhir dirinya diminta mengakui bahwa pernyataan yang ia sampaikan sebelumnya, termasuk rekaman CCTV yang sempat diunggah ke media sosial, merupakan fitnah.
Selain itu, ia juga mengklaim sempat diminta menyerahkan uang dalam jumlah besar.
“Selama lima bulan saya diminta untuk mengakui bahwa apa yang saya ungkapkan dan CCTV saya adalah fitnah. Saya juga diminta Rp 1 miliar. Saya sudah mencoba berbagai cara untuk membela diri, tapi saya benar-benar takut,” ungkapnya.
Dalam unggahan tersebut, Nabilah juga menyampaikan permohonan agar kasus yang menimpanya mendapatkan perhatian dari lembaga negara. Ia secara langsung meminta perhatian Komisi III DPR RI serta Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.
“Bapak/Ibu Komisi III DPR RI dan Bapak Kapolri, saya mohon diberikan kepastian hukum. Saya korban pencurian dan berharap bisa melanjutkan hidup saya. Saya yakin keadilan bisa ditegakkan,” tulisnya.
Baca juga: Nabilah OBrien Ngaku Diminta Rp1 M Usai Viralkan Kasus Pencurian: Saya Korban Malah Jadi Tersangka!
Peristiwa yang menjadi awal polemik ini sebenarnya telah terjadi beberapa bulan sebelumnya. Insiden tersebut pertama kali mencuat setelah Nabilah mengunggah rekaman CCTV melalui akun Instagram pribadinya pada 20 September 2025.
Dalam unggahan itu terlihat keributan antara pelanggan dan staf restoran.
Saat kejadian berlangsung, kondisi restoran disebut sedang dipenuhi pengunjung sehingga proses penyajian makanan membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya. Situasi tersebut diduga memicu ketidaksabaran salah satu pelanggan perempuan.
Menurut penjelasan Nabilah dalam unggahan tersebut, pelanggan itu bahkan nekat memasuki area dapur yang sebenarnya merupakan area terbatas bagi pengunjung.
“Menunggu sekitar 30 menit, ibu ini masuk ke kitchen, memaki head kitchen saya, dan mengancam akan mengobrak-abrik restoran,” tulis Nabilah dalam unggahannya.
Rekaman CCTV yang dibagikan memperlihatkan perempuan tersebut memarahi kepala staf dapur.
Pria yang bersamanya juga ikut masuk ke area dapur dan terlihat meluapkan emosi dengan memukul lemari pendingin serta menunjuk-nunjuk staf restoran.
Meski mendapat perlakuan demikian, staf dapur disebut tetap berusaha menjalankan prosedur operasional standar (SOP) dengan tenang.
Baca juga: Aksi Brutal di Dapur Resto: Gitaris dan Psikolog Kondang Gasak 14 Piring Makanan, Kabur Tanpa Bayar
Namun setelah keributan tersebut mereda, pasangan pelanggan tersebut justru meninggalkan restoran sambil membawa sejumlah makanan dan minuman tanpa melakukan pembayaran.
Tercatat ada 11 bungkus makanan dan tiga minuman yang dibawa pergi dari restoran tersebut.
Seorang staf restoran bahkan sempat mengejar pasangan tersebut hingga ke area parkir mobil untuk menagih pembayaran sebesar Rp530 ribu.
Namun pasangan tersebut diduga mengeluarkan ancaman sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.
“Kalau masih nyuruh saya bayar, jangan sampai saya lempar makanannya,” tulis staf restoran tersebut dalam pesan yang kemudian dibagikan oleh Nabilah.
Belakangan diketahui bahwa dua orang yang membawa makanan tersebut berinisial ZK dan ER. Keduanya juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Di tengah polemik yang terus berkembang, sosok Nabilah O’Brien juga menjadi perhatian publik.
Selain dikenal sebagai pemilik usaha kuliner, ia juga aktif sebagai figur media sosial. Akun Instagramnya memiliki lebih dari 120 ribu pengikut dengan ratusan unggahan yang sebagian besar berkaitan dengan aktivitas bisnis maupun kehidupan sehari-harinya.
Kini, seiring bergulirnya kasus yang menimpa restoran miliknya, nama Nabilah kembali ramai diperbincangkan warganet yang mengikuti perkembangan perkara tersebut di media sosial.
***
(TribunTrends/Jonisetiawan)