TRIBUNNEWS.COM - Reaksi Lionel Messi menuai sorotan ketika Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyebut nama Cristiano Ronaldo dalam jamuan tim Inter Miami di Gedung Putih, Kamis (5/3) waktu setempat.
Undangan Inter Miami memasuki Gedung Putih dan bertemu Donald Trump setelah Lionel Messi dan kolega menjuarai Major League Soccer (MLS) 2025.
Disiarkan langung di Youtube Gedung Putih, Messi bersama CEO Inter Miami, Jorge Mas, terlihat mengapit Trump berjalan memasuki East Room di Gedung Putih.
Di dalamnya sudah ada skuad Inter Miami, yang berdiri di podium.
Seperti biasa, Trump langsung memberi pidato, dengan skuad Inter Miami berada di belakangnya. Trump bicara panjang lebar, soal Messi, Inter Miami, dan sepakbola.
Namun ada satu momen yang memantik perhatian seluruh pecinta sepak bola dunia, terutama saat Donald Trump menyebut nama Cristiano Ronaldo dalam pidatonya, tepat di depan Lionel Messi.
Donald Trump menyampaikan bahwa putranya merupakan pengagum berat Lionel Messi.
Namun di sisi lain, juga mengagumi rival Messi yang kini menjadi bintang di Liga Arab Saudi, Cristiano Ronaldo.
"Anak saya, Barron, adalah penggemar Anda. Dia menganggap Anda orang yang hebat. Barron adalah penggemar berat Anda, dan juga seorang pria bernama Cristiano Ronaldo. Cristiano juga fantastis. Juara top, atlet hebat dalam olahraga ini," ujar Donald Trump dalam pidatonya, dikutip dari laman ESPN.
Ketika Presiden Trump menyebut nama Ronaldo, Messi, yang berdiri di dekatnya, tersenyum.
Pada November 2025, Presiden AS juga menjamu Ronaldo di Gedung Putih.
Pertemuan ini terjadi tidak lama setelah striker Al Nassr itu menyatakan keinginannya untuk bertemu Presiden AS dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Piers Morgan.
Tidak bisa dipungkir, sekalipun Messi dan Ronaldo sudah memasuki penghujung kariernya sebagai pesepak bola profesional, keduanya masih menjadi pusat dari acuan pesepakbola dunia, khususnya di kalangan pemain muda.
Berbicara kehebatan dan skill, Messi adalah rajanya. Namun ketika ingin mencontohusaha, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, mereka akan condong ke Cristiano Ronaldo.
Baca juga: Efek Cederanya Cristiano Ronaldo: Keran Gol Al Nassr Berkurang, Gelar hingga Sepatu Emas Terancam
Selain Ronaldo, Trump juga menyebutkan legenda Pele dan membandingkan mantan bintang Brasil itu dengan Messi.
"Saya tidak tahu, mungkin Anda lebih baik. Siapa yang lebih baik?", tanya Trump sambil menoleh ke para pemain.
Kemudian, Presiden AS tersenyum dan menambahkan, "Saya rasa itu dia," sambil menunjuk ke arah Messi.
"Leo (Messi-red) meraih trofi ke-47 dalam kariernya yang luar biasa, terbanyak sepanjang masa," lanjut Trump.
"Kamu bisa pergi ke mana saja di dunia, tim mana pun di dunia, and kamu memilih Miami. Aku hanya ingin berterima kasih karena telah mengajak kami semua dalam perjalanan ini."
Selain Messi, Presiden Trump juga memberikan pujian yang berlebihan kepada bintang-bintang Inter Miami.
Ia secara khusus menyebut Luis Suarez, menyebut striker Uruguay itu sebagai salah satu striker terhebat sepanjang masa.
Ini adalah kunjungan pertama Messi ke Gedung Putih dan pertemuan pertamanya dengan Presiden AS.
Sebelumnya, Leo melewatkan pertemuan dengan mantan Presiden Joe Biden pada Januari 2025, meskipun dianugerahi Medali Kebebasan Kepresidenan, salah satu penghargaan tertinggi di Amerika Serikat.
(Tribunnews.com/Giri)