Jelang Mudik Lebaran 2026, Lintas Talun-Tulungagung di Wilayah Daop 7 Madiun Dicek
Titis Jati Permata March 06, 2026 09:05 AM

 

SURYA.co.id, KEDIRI - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun melakukan inspeksi jalur menggunakan Lori Dresin dari Stasiun Talun hingga Tulungagung untuk memastikan kesiapan prasarana menghadapi lonjakan mudik Lebaran 2026.

Kegiatan inspeksi dipimpin Vice President Daop 7 Madiun, Ali Afandi, bersama jajaran manajemen dari berbagai unit, di antaranya : 

  • Operasi, Sinyal dan Telekomunikasi
  • Bangunan Dinas
  • IT
  • Kesehatan
  • Angkutan Penumpang
  • Fasilitas Penumpang
  •  Jalan Rel dan Jembatan
  • Unsur pengamanan 
  • Humas

Pengecekan lintas ini tak sekadar formalitas. Manajemen memastikan setiap detail prasarana dan pelayanan diperiksa langsung di lapangan.

Tim berhenti di sejumlah stasiun untuk melihat kondisi aktual, sekaligus mencocokkan standar operasional dengan kesiapan riil di lapangan.

Pemeriksaan Dilakukan Menyeluruh

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari aspek teknis hingga pelayanan penumpang. 

Menurutnya, kesiapan prasarana menjadi kunci utama kelancaran perjalanan kereta selama arus mudik dan balik Lebaran.

"Inspeksi ini merupakan bentuk komitmen kami agar seluruh aset dalam kondisi prima. Kami ingin masyarakat yang mudik merasa aman dan nyaman saat melintas di wilayah Daop 7," kata Tohari kepada SURYA.co.id, Kamis (5/3/2026).

  • Tim menyoroti kondisi wesel, sambungan rel, serta sistem persinyalan di setiap emplasemen.
  • Fasilitas penumpang seperti ruang tunggu, toilet, dan area pelayanan, untuk memastikan kebersihan dan kenyamanan tetap terjaga.

Pemeriksaan Jembatan Kereta Api

Tak hanya itu, pemeriksaan juga menyasar jembatan kereta api dan sistem drainase di sekitar jalur. 

Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem yang kerap terjadi saat musim penghujan bertepatan dengan masa angkutan Lebaran.

Sebagai bagian dari mitigasi risiko, manajemen menekankan lima poin penting kepada Kepala Unit Pelaksana Teknis di lapangan

  • pembersihan jalur dan penebangan pohon rawan tumbang
  • pengecekan kestabilan batu balas dan penambat rel
  • pemetaan daerah rawan
  • respons cepat terhadap gangguan
  • disiplin menjalankan SOP perjalanan.


"Dengan persiapan matang ini, kami siap menyukseskan Angkutan Lebaran 2026. Keselamatan dan ketepatan waktu tetap menjadi prioritas utama dalam semangat Semakin Melayani," tutup Tohari.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.