Detik-detik Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang, 10 Kendaraan Terlibat
Dian Anditya Mutiara March 06, 2026 01:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM - Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di KM 93 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta pada Kamis (5/3/2026) malam. 

Insiden yang diduga dipicu rem blong pada truk kontainer itu menewaskan tiga orang dan melukai tujuh lainnya.

Polisi menduga insiden dipicu gangguan pengereman pada salah satu kendaraan. 

Kepala Induk PJR Cipularang Kompol Joko Prihantono mengatakan kecelakaan bermula ketika truk kontainer bernomor polisi B 9367 UEL melaju di lajur satu.

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi melihat kepadatan kendaraan yang dipicu sebuah dump truck di lajur tersebut.

Baca juga: Identitas 3 Korban Tewas Akibat Kecelakaan 10 Kendaraan di Tol Cipularang Km 93 B Arah Jakarta

Diduga truk kontainer mengalami gangguan pengereman sehingga tidak dapat dikendalikan dan menabrak kendaraan di depannya hingga memicu tabrakan beruntun.

“Diduga kendaraan kontainer mengalami gangguan pengereman lalu menabrak kendaraan pickup nopol B 9718 VAF, kemudian terjadi kecelakaan beruntun,” ujar Joko dalam keterangannya, Jumat (6/3/2026).

Tiga orang tewas  Joko menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk kontainer bernomor polisi B 9367 UEL melaju di lajur satu dari arah Bandung menuju Jakarta. 

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi melihat kepadatan kendaraan yang dipicu sebuah dump truck di lajur tersebut. 

Diduga kendaraan kontainer mengalami gangguan pengereman hingga akhirnya menabrak kendaraan di depannya dan memicu tabrakan beruntun. 

Baca juga: Bus Transjakarta dan Motor Terlibat Kecelakaan di Jalan Gunung Sahari Jakarta Pusat, 1 Orang Tewas

Akibat kejadian itu, dua orang meninggal dunia, yakni pengemudi dan kernet pickup. 

Selain itu, empat orang lainnya dilaporkan mengalami luka berat. 

"Posisi akhir kendaraan menutup lajur satu, lajur dua, dan bahu jalan," kata Joko. 

Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban ke RS Abdul Rozak, mendata identitas pengemudi serta kendaraan, dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat ke pool derek Jatiluhur. 

Sopir kontainer  Sopir truk kontainer yang diduga menjadi penyebab kecelakaan, Cahya, mengatakan kendaraan yang dikemudikannya tidak dapat dikendalikan saat melintas di lokasi kejadian. 

Ia mengaku sistem pengereman kendaraan mengalami gangguan. 

"Remnya blong," ujar Cahya dikutip dari Tribun Jabar.  

Saksi cerita detik-detik mencekam 

Salah seorang korban selamat, Soleh Muslim, mengungkapkan detik-detik saat kecelakaan terjadi. 

Ia mengatakan arus lalu lintas di tol awalnya melambat hingga akhirnya berhenti. 

Tidak lama kemudian terdengar benturan keras dari arah belakang. 

"Saat itu kondisi perjalanan awalnya lancar. Pas sudah masuk tol tiba-tiba macet dan semua kendaraan berhenti. Mobil saya juga sudah berhenti, tapi tiba-tiba dari belakang ada mobil yang menabrak," ujar Soleh. 

Ia mengaku mobil yang dikendarainya sempat terpental akibat benturan keras dari kendaraan di belakang. 

"Mobil saya ditabrak sampai tiga kali. Sekali ketabrak saya terpental, lalu ditabrak lagi sampai terpental lagi. Waktu itu saya sudah pasrah," kata dia. 

Soleh yang berada di dalam mobil bersama dua anggota keluarganya selamat, meski kendaraan mereka mengalami kerusakan cukup parah. 

Lalu lintas sempat tertutup  Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agni Mayvinna, mengatakan petugas dari Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama Patroli Jalan Raya, tim rescue, derek, ambulans, serta Mobile Customer Service (MCS) langsung melakukan penanganan di lokasi. 

Petugas mengevakuasi korban dan kendaraan serta mengatur arus lalu lintas. 

Pada pukul 20.59 WIB, satu lajur telah dapat dilintasi kendaraan. Selanjutnya pada pukul 21.43 WIB, dua lajur kembali dapat digunakan oleh pengguna jalan. 

"Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," ujar Agni. 

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan selama proses evakuasi berlangsung. 

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami selama proses evakuasi berlangsung," ucapnya. 

Agni mengimbau pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, serta mengatur kecepatan saat berkendara di jalan tol.

Identitas Korban Adapun identitas korban tewas dalam kecelakaan beruntun tersebut yakni sebagai berikut:  

1.Wisnu Nugroho (31), warga Duren Mekar, Bojongsari, Kota Depok 

2. Muhammad Reza (29), warga Duren Mekar, Bojongsari, Kota Depok 

3. Eman Wahyudin (36), pengemudi pikap, warga Cikeas Gunungputri, Kabupaten Bogor 

"Dalam kecelakaan maut tersebut, selain menyebabkan 3 orang meninggal dunia, 7 orang penumpang lainnya mengalami luka-luka, saat ini menjalani perawatan di RS Abdul Radzak Purwakarta," ucapnya. 

Untuk proses penyelidikan lebih lanjut kasus kecelakaan beruntun tersebut, pihaknya akan melakukan olah TKP bersama Ditlantas Polda Jabar pagi ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.