Bensin Eceran di Pangkalpinang Kosong, Sejumlah Pertamini Tutup dan Pasang Tulisan Bensin Habis
Ardhina Trisila Sakti March 06, 2026 04:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kekosongan bahan bakar minyak ( BBM ) tidak hanya terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), tetapi juga mulai dirasakan para penjual bensin eceran di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pantauan di sejumlah titik, Jumat (6/3/2026), beberapa lapak bensin eceran atau yang biasa disebut masyarakat sebagai Pertamini di sepanjang Jalan Depati Hamzah terlihat tidak beroperasi.

Sebagian besar tempat penjualan bensin tersebut tampak menutup pompa pengisian menggunakan kardus maupun terpal. Bahkan, ada pula yang menempelkan tulisan sederhana di kardus bertuliskan Bensin Habis.

Kondisi ini membuat masyarakat yang biasanya mengandalkan bensin eceran terpaksa beralih ke SPBU, yang pada saat bersamaan juga dipadati antrean kendaraan.

Aminah, seorang pengecer bensin di kawasan Jalan Depati Hamzah mengatakan dirinya sudah tidak memiliki stok bensin sejak pagi hari.

Menurutnya, suaminya yang biasa membeli bahan bakar ke SPBU hingga kini masih mengantre untuk mendapatkan pasokan bensin kembali.

"Sudah habis dari pagi tadi. Suami saya sekarang masih antre di SPBU, belum dapat juga," kata Aminah saat ditemui di lapak jualannya, Jumat (6/3/2026).

Ia mengaku biasanya tidak sampai mengalami kekosongan stok seperti hari ini. Namun sejak pagi, pasokan bensin yang biasanya ia dapatkan menjadi lebih sulit.

"Biasanya masih ada saja stoknya. Tapi hari ini cepat sekali habis," ujarnya.

Keadaan serupa juga terjadi pada sejumlah pengecer bensin di kawasan Jalan Balai, Pangkalpinang.

Beberapa lapak terlihat menutup mesin pompa dan tidak melayani pembeli karena stok bensin telah habis.

Roy pengecer di kawasan tersebut mengatakan kekosongan stok membuat mereka tidak bisa melayani pelanggan yang datang silih berganti.

Bahkan, beberapa pengendara yang sempat berhenti untuk membeli bensin terpaksa melanjutkan perjalanan setelah mengetahui bensin di lapak tersebut sudah habis.

"Biasanya kami beli lagi sama pengerit, nah terakhir informasinya masih ngantre di sejumlah SPBU. Jadi sekarang stoknya kosong," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.