- Tragedi memilukan menimpa pekerja pembersih kaca gedung di kawasan Surabaya Barat.
Akibat cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang, dua pekerja terjebak di atas gondola di ketinggian lantai 26 gedung Waterplace Residents Area, Jalan Pakuwon Indah Lontar Timur, Senin (2/3/2026).
Peristiwa ini mengakibatkan satu orang pekerja meninggal dunia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun SURYA.co.id dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP), peristiwa bermula saat dua unit gondola sedang beroperasi di gedung tersebut.
Tiba-tiba cuaca buruk meland. Gondola pertama dilaporkan berhasil turun dengan selamat hingga ke lantai dasar.
Namun, nasib nahas menimpa gondola kedua. Saat berada di posisi lantai 26, gondola tersebut mendadak terhenti dan tidak bisa bergerak turun.
Kondisi angin yang sangat kencang membuat gondola terombang-ambing atau terpontang-panting di udara, membahayakan para pekerja yang ada di dalamnya.
Kabid Pemadaman DPKP Kota Surabaya, M. Rohim, menjelaskan situasi sulit yang dihadapi tim di lapangan saat proses evakuasi berlangsung.
"Gondola yang ke dua pada saat berada di lantai 26 terhenti tidak bisa turun ke bawah dikarenakan sudah terpontang-panting akibat angin yang kencang disertai hujan lebat," ujar M. Rohim dalam pesan rilis.
Laporan diterima oleh petugas pada pukul 14.22 WIB.
Tim Rescue dari DPKP Kota Surabaya serta Rescue Wiyung tiba di lokasi hanya dalam waktu 6 menit setelah laporan diterima.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama dan dramatis karena faktor cuaca dan ketinggian.
Tim gabungan yang terdiri dari DPKP, BPBD Kota Surabaya, Kepolisian, TGC Pakis, dan Dinsos bekerja keras melakukan penyelamatan hingga akhirnya operasi dinyatakan selesai pada pukul 17.25 WIB.
Diketahui terdapat dua pekerja di dalam gondola kedua tersebut. Berikut adalah identitas korban:
Ribut Boediyanto (56 tahun), warga Tambak Wedi Baru. Korban dinyatakan selamat dan telah dirujuk ke RS William Booth untuk mendapatkan perawatan medis.
Eddy Suparno (51 tahun), warga Tambak Wedi Baru. Korban dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh tim gabungan untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih dalam terkait standar keamanan dan penyebab pasti kegagalan fungsi gondola saat cuaca ekstrem tersebut. (*)
Program: Saksi Kata
Sumber: Surya
Editor: Untung Sofa Maulana
#saksikata #tewas #pekerja #hujanangin #bpbdsurabaya #surabaya #bpbd #kecelakaankerja #damkarsurabaya