BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Di tengah-tengah keramaian kendaraan roda dua maupun empat yang memenuhi lampu merah Jalan Mentok Kota Pangkalpinang, seorang pria terpaksa mendorong motornya karena kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Langkah kaki pria itu terus menuju ke SPBU meski melihat antrean panjang kendaraan demi mengisi BBM.
Pria itu mengaku sudah keliling mencari BBM di beberapa SPBU, namun bukannya BBM yang ia dapatkan tapi antrean panjang dan harus menunggu lama untuk mengisi BBM.
"Tadi sudah ke SPBU Selindung sampai ke Koba, cuma tadi sempat pulang dulu karena saya pikir masih ada BBM dan SPBU pasti sepi, tapi pas sampai sini habis BBM," ungkap Temi kepada Bangkapos.com saat ditemui sedang antre BBM, Jumat (6/3/2026).
Dia sempat terkejut melihat kondisi antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat di SPBU.
"Panjang antre di SPBU semua, ya terpaksa jalan ke sini tahu-tahunya sama panjang antre. Jadi, ini mau antre dulu daripada tidak ada BBM," ucapnya.
"Saya tinggal di Selindung, ini tadi sekalian kerja dan tahu-tahu sampai situ tadi kehabisan bensin dan terpaksa antre dulu di SPBU ini," ujarnya.
Pantauan Bangkapos.com di SPBU Kampung Keramat atau SPBU 24.331.70, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular dan warga rela antre dengan cukup lama. Apalagi kendaraan yang hendak mengisi BBM antre sampai memakan bahu jalan.
Salah satu pengendara kendaraan roda dua mengaku sempat mengantri panjang untuk mengisi BBM di SPBU.
"Tadi sempat nyarik ke arah Tua Tunu, Kampak dan Selindung. Itu semua sama ramainya, tadi di sini setelah Salat Jumat dan baru dapat BBM setelah antre selama satu jam," ungkap Rafi seorang pengendara roda dua.
Antrean BBM terjadi sejumlah SPBU di Kota Pangkalpinang seperti SPBU Jalan Sungai Selan, sejumlah kendaraan yang memadati SPBU rela antre panjang untuk mendapatkan BBM.
(Bangkapos.com/Adi Saputra)