TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga Koordinator Komisi D, Wibi Andrino, menyoroti rencana penambahan panjang trotoar saat pembahasan Pra-Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Pra-RKPD) DKI Jakarta 2027.
Hal tersebut disampaikan Wibi dalam rapat kerja bersama jajaran eksekutif di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (6/3/2026).
Dalam forum itu, ia meminta penjelasan lebih detail mengenai rencana pembangunan trotoar, khususnya terkait titik-titik yang menjadi prioritas.
“Blueprint trotoar yang disampaikan tadi menyebut ada penambahan beberapa kilometer. Nah, itu akan dibangun di lokasi mana saja yang menjadi prioritas?” kata Wibi.
Menurut dia, pembangunan trotoar memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas transportasi publik, terutama untuk mempermudah akses pejalan kaki dari dan menuju moda transportasi massal.
“Keberadaan trotoar sangat membantu pengguna transportasi publik, terutama untuk konsep first mile–last mile,” katanya.
Wibi juga membagikan pengalamannya saat menggunakan transportasi umum dari kawasan Lebak Bulus menuju pusat kota dengan menggunakan MRT Jakarta dan melanjutkan perjalanan menggunakan Transjakarta.
Ia menilai akses pejalan kaki menuju stasiun masih perlu dibenahi, terutama kondisi trotoar di sekitar koridor Stasiun Lebak Bulus yang belum tertata rapi.
“Di koridor stasiun Lebak Bulus masih banyak trotoar yang kondisinya belum tertata dengan baik, padahal itu menjadi homebase MRT. Apakah ada rencana penataan trotoar di kawasan tersebut?” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah lokasi yang masuk dalam prioritas pembangunan trotoar.
Beberapa titik yang direncanakan antara lain kawasan Mangga Dua Raya sisi selatan, area Kota Tua seperti Jalan Malaka, Jalan Tiang Bendera, dan Malaka Utara.
Selain itu, pembangunan juga direncanakan di sejumlah lokasi lain, seperti kawasan lanjutan sekitar Jakarta International Stadium.
Jalan Abdullah Syafei sisi selatan, kawasan Stasiun Tebet di Jalan Jatinegara, serta Jalan Gatot Subroto sisi timur segmen selatan.
“Kami di dinas maupun suku dinas akan melaksanakan pembangunan trotoar, salah satunya di kawasan Mangga Dua Raya sisi selatan,” ujar Heru.
Ia juga memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kondisi trotoar di kawasan Lebak Bulus bersama jajaran suku dinas untuk menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
“Untuk trotoar di Lebak Bulus akan kami evaluasi bersama sudin agar penanganannya bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.