Jadwal Buka Hari ke-16 Ramadan: Keutamaan Puasa Hari Ini Dijauhkan dari Kesulitan Hari Pembalasan
Wahyu Septiana March 06, 2026 06:08 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 H, berikut jadwal waktu berbuka puasa untuk wilayah Kota Jakarta pada Jumat (6/3/2026).

Berikut jadwal imsakiyah Ramadan 2026, jadwal sholat Subuh, Zuhur, Ashar, Magrib dan Isya untuk Kota Jakarta dilansir dari Tribunnews.com bersumber dari Bimas Islam Kementerian Agama RI :

Tanggal Imsak Subuh Zuhur Ashar Magrib Isya
Kamis, 5 Maret 04.33 04.43 12.08 15.08 18.13 19.22
Jumat, 6 Maret 04.33 04.43 12.07 15.08 18.13 19.22
Sabtu, 7 Maret 04.33 04.43 12.07 15.09 18.12 19.21
Minggu, 8 Maret 04.33 04.43 12.07 15.09 18.12 19.21
Senin, 9 Maret 04.33 04.43 12.07 15.10 18.12 19.20
Selasa, 10 Maret 04.33 04.43 12.06 15.10 18.11 19.20
Rabu, 11 Maret 04.33 04.43 12.06 15.10 18.11 19.19
Kamis, 12 Maret 04.33 04.43 12.06 15.11 18.10 19.19
Jumat, 13 Maret 04.33 04.43 12.06 15.11 18.10 19.18
Sabtu, 14 Maret 04.33 04.43 12.05 15.11 18.09 19.18
Minggu, 15 Maret 04.33 04.43 12.05 15.12 18.09 19.17
Senin, 16 Maret 04.33 04.43 12.05 15.12 18.09 19.17
Selasa, 17 Maret 04.32 04.42 12.05 15.12 18.08 19.16
Rabu, 18 Maret 04.32 04.42 12.04 15.12 18.08 19.16
Kamis, 19 Maret 04.32 04.42 12.04 15.13 18.07 19.16
Jumat, 20 Maret 04.32 04.42 12.04 15.13 18.07 19.16

 

Keutamaan Puasa Hari ke-16 Ramadan

Puasa pada hari ke-16 Ramadan diyakini memiliki keutamaan berupa perlindungan dari siksa pada hari kiamat.

Disebutkan bahwa orang yang menjalankan puasa pada hari tersebut dengan penuh keimanan dan keikhlasan akan dijauhkan dari berbagai kesulitan besar pada hari pembalasan.

Selain itu, ia juga akan mendapatkan ketenangan dan keamanan ketika manusia diliputi rasa takut saat menghadapi perhitungan amal di akhirat.

Keutamaan ini menjadi pengingat bagi umat Islam agar terus menjaga kualitas ibadah puasa hingga pertengahan Ramadhan, tidak hanya semangat di awal bulan saja.

Dengan terus memperbanyak amal saleh seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, memperbanyak doa, dan menjaga perilaku, diharapkan puasa yang dijalankan dapat membawa keberkahan serta pahala yang berlipat ganda.

Namun demikian, para ulama juga mengingatkan bahwa keutamaan-keutamaan puasa harian seperti ini bersifat sebagai motivasi spiritual agar umat Islam semakin giat beribadah selama Ramadhan.

Doa Hari ke-16 Puasa Ramadhan

اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ طَاعَةَ الْخَاشِعِيْنَ وَ اشْرَحْ فِيْهِ صَدْرِيْ بِإِنَابَةِ الْمُخْبِتِيْنَ بِأَمَانِكَ يَا أَمَانَ الْخَائِفِيْنَ

Allâhummar zuqnî fîhi thâ’atal khâsyi’în wasyrah fîhi shadrî bi inâbatil mukhbitîn biamânika yâ amânal khâifîn

Artinya : Ya Allah, Mohon anugrahkan padaku di bulan ini dengan ketaatan orang-orang yang khusyu serta lapangkanlah dadaku dan dengan taubat orang-orang yang rendah diri. Dengan kekuatan-Mu. Wahai tempat berlindung bagi orang-orang yangketakutan.

Doa tersebut bertujuan agar kita senantiasa mendapatkan pertolongan, dan menunjukkan sikap berserah diri kepada Allah.

Keutamaan Menyegerakan Waktu Berbuka Puasa yang Tepat

Menyegerakan berbuka puasa adalah salah satu sunnah yang sangat ditekankan oleh Rasulullah SAW. 

Satu di antara keutamaan utamanya adalah mendapatkan keberkahan dan pahala yang besar. 

Rasulullah SAW bersabda: "Umatku akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka." (HR. Bukhari).

Dengan mengikuti waktu berbuka puasa yang tepat, kita tidak hanya menghidupkan sunnah, tetapi juga melatih jiwa untuk selalu taat pada aturan Allah. 

Selain itu, menyegerakan berbuka puasa juga memiliki manfaat kesehatan, karena tubuh membutuhkan asupan energi setelah seharian berpuasa.

Saat berbuka puasa, kita juga dianjurkan untuk membaca doa berbuka puasa.

Doa yang dianjurkan adalah: 

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Allahumma inni laka shumtu wa bika aamantu wa'ala rizq-ika-aftartu.

Arti: Ya Allah, aku berpuasa karena-Mu, beriman kepada-Mu, dan berbuka dengan rezeki-Mu.

Doa buka puasa tersebut berdasarkan riwayat Abu Daud dari Mu'adz bin Zahrah yang bercerita, Rasulullah pernah berdoa saat berbuka puasa.

Di masyarakat, doa buka puasa ini ada tambahannya dan tidak masalah. 

Sebab, doa tidak terbatas pada riwayat. Umat Islam dibebaskan mengekspresikan doa selama itu baik. 

Tambahan tersebut yakni:

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Lafal latin: Allahummalakashumtu wabika aamantu wa'alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin.

Artinya: "Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka."

Setelah berbuka secukupnya, segera tunaikan shalat Maghrib. Lalu makan besar dapat dilakukan setelah shalat Maghrib agar tetap fokus pada ibadah.

Berita Terkait

Baca juga: Jadwal Imsak Jakarta, Senin 23 Februari 2025: Jangan Terlewat, Ini 5 Amalan Agar Puasa Lebih Berkah

Baca juga: Masih Bolehkah Makan dan Minum Setelah Imsak? Begini Hukumnya Menurut Ustaz

Baca juga: Hukum Melakukan Mandi Wajib Setelah Imsak, Apakah Puasanya Sah? Begini Kata Ustaz

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.