TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sektor keuangan syariah memang masih menghadapi tantangan, namun terus mengalami pertumbuhan.
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2025, tingkat literasi keuangan syariah tumbuh positif dari 39,11 persen menjadi 43,42 persen.
Semakin baiknya pemahaman masyarakat pada sektor keuangan syariah mendorong PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) untuk menghadirkan GEN Syariah Perlindungan Aman.
President Director and CEO Generali Indonesia, Rebecca Tan menerangkan GEN Syariah Perlindungan Aman merupakan produk perlindungan jiwa berbasis syariah yang memberikan manfaat yang bertumbuh, bertambah, dan berkah.
Bertumbuh maksudnya memberikan nilai santunan asuransi atau warisan yang bertumbuh hingga 250 persen, yang akan meningkat secara berkala setiap 5 tahun selama masa asuransi.
Bertambah yaitu 110 persen manfaat tambahan santunan asuransi jika peserta meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji atau umrah.
Berkah karena memiliki fitur wakaf untuk memudahkan nasabah berbagi kebermanfaatan dunia dan akhirat.
"Ini merupakan solusi perlindungan dari potensi kenaikan biaya hidup atas inflasi yang mungkin terjadi di setiap tahunnya. Kami ingin memastikan setiap keluarga di Indonesia memiliki perlindungan yang kuat secara finansial dan selaras dengan prinsip syariah," katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (6/3/2026).
Selain itu, GEN Syariah Perlindungan Aman dapat dilengkapi dengan asuransi tambahan kesehatan yang memberikan penggantian biaya perawatan Rumah Sakit seperti rawat inap, rawat jalan, dan lain-lain.
Dengan berbagai fitur ini, masyarakat dapat memastikan keluarga tetap terlindungi, memiliki warisan yang terus bertumbuh, sekaligus membuka kesempatan untuk berbuat kebaikan melalui wakaf secara lebih mudah, aman, dan sesuai prinsip syariah.
"Terkait dengan fitur wakaf, kontribusi wakaf nasabah akan disalurkan melalui nazir atau badan hukum yang berwenang mengelola dan menyalurkan wakaf. Dalam hal ini, kami bekerja sama dengan Dompet Dhuafa," terangnya.
Peluncuran produk syariah di bulan Ramadan ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarkat yang membutuhkan proteksi syariah.
"Ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan perlindungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Kami juga akan terus berinovasi untuk memastikan nasabah mendapatkan solusi terbaik," imbuhnya.