Serangan Rudal Iran yang Sasar Kedutaan Israel di Bahrain Dicegat Arab Saudi
Muliadi Gani March 06, 2026 06:54 PM

 

PROHABA.CO - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah sejumlah serangan drone dan rudal dilaporkan terjadi di beberapa negara Teluk.

Beberapa target berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara setempat.

Kompleks tersebut diketahui menjadi lokasi Kedutaan Besar Israel di kota tersebut.

Sementara itu, laporan Reuters pada Jumat (6/3/2026) menyebutkan bahwa sebuah drone Iran berhasil dicegat dan dihancurkan di sekitar kompleks tersebut sebelum mencapai target.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyatakan bahwa sistem pertahanan udara negara tersebut berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah rudal jelajah di wilayah timur Provinsi Al-Kharj, yang terletak di bagian tengah negara itu.

Baca juga: Serangan Kejutan, Iran Serang Kantor Netanyahu dengan Rudal Kheibar

Selain rudal tersebut, militer Arab Saudi juga berhasil menembak jatuh tiga pesawat tak berawak yang terdeteksi di wilayah timur Riyadh.

Di negara Teluk lainnya, Kementerian Pertahanan Qatar mengumumkan bahwa pasukan pertahanan udara mereka berhasil mencegat serangan pesawat tak berawak yang menargetkan Pangkalan Udara Al Udeid di Doha.

Pangkalan udara tersebut diketahui menampung sejumlah aset militer milik Amerika Serikat dan menjadi salah satu fasilitas militer penting di kawasan.

Sebelum serangan terjadi, pihak berwenang di Qatar sempat mengeluarkan peringatan kepada masyarakat mengenai meningkatnya ancaman keamanan.

Warga diminta untuk tetap berada di dalam rumah dan menjauhi jendela serta area terbuka sebagai langkah pencegahan.

Beberapa ledakan juga dilaporkan terdengar di wilayah Doha pada Kamis malam.

Baca juga: Iran Klaim Kendali Selat Hormuz, Situasi Ini Disebut Bisa Jadi Jebakan bagi Donald Trump

Uni Eropa Kecam Serangan Iran

Di tengah meningkatnya ketegangan tersebut, para pemimpin Uni Eropa menyatakan dukungan kepada negara-negara Teluk yang menjadi sasaran serangan.

Pernyataan itu disampaikan setelah Iran terus melancarkan serangan rudal dan drone ke berbagai target di kawasan sebagai respons atas serangan yang sebelumnya dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, bersama sejumlah pemimpin Eropa lainnya menggelar pertemuan dengan para pejabat Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) di Brussels pada Kamis.

Dalam pertemuan tersebut, mereka mengecam apa yang disebut sebagai “serangan Iran yang tidak dapat dimaafkan terhadap negara-negara GCC”.

Selain di negara Teluk, insiden serupa juga dilaporkan terjadi di Yordania.

Seorang koresponden Al Jazeera di lapangan melaporkan bahwa sistem pertahanan udara Yordania berhasil menembak jatuh beberapa drone di kota Irb.

Hingga kini situasi keamanan di sejumlah wilayah Timur Tengah masih terus dipantau menyusul meningkatnya ketegangan akibat serangan yang terjadi secara beruntun di beberapa negara tersebut.

Baca juga: Iran Beri Serangan Kejutan dengan Menggempur Kantor Netanyahu dengan Rudal Hipersonik Kheibar 

Baca juga: Israel Luncurkan Serangan Rudal ke Teheran, Ledakan Besar Guncang Ibu Kota Iran

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.