TRIBUNWOW.COM - Aremania menyerbu unggahan Instagram Arema FC, setelah kalah melawan Bali United.
Pertandingan Arema FC vs Bali United digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Jumat (6/3/2026), pukul 20.30 WIB, dan berakhir dengan skor 3-4.
Empat gol Bali United dicetak oleh Teppei Yachida (22' dan 66'), Diego Campos (27'), gol bunuh diri Betinho menit 94'.
Sedangkan tiga gol Arema FC dicetak Dalberto 61', 78' (penalti), dan gol bunuh diri Kadek Arel, menit 95'.
Pada laga malam ini, Arema FC diperkuat kiper debutan, Gianluca Pandeynuwu.
Baca juga: Hasil Arema FC Vs Bali United: Serdadu Tridatu Menang Dramatis, Diwarnai 2 Gol Bunuh Diri 1 Menit
Diboyong dari Persis Solo 27 Januari 2026, debut Gianluca justru pahit, lantaran kebobolan 4 gol.
Mirisnya, 1 dari 4 gol itu dicetak oleh rekan setimnya sendiri, Betinho.
Buruknya pertahanan Arema FC pun tak luput mendapat sorotan tajam dari Aremania.
Di kolom komentar, Aremania ramai-ramai memberikan evaluasi.
Selain itu, beberapa pemain juga mendapat kritik tajam.
Baca juga: 6 Sosok Penyumbang Gol Terbanyak Persib Bandung, Bobotoh Cek Siapa Paling Layak Dipertahankan?
"Kiper nemu ndek endi iku? debut langsung jebol 4," ujar @26_chann.
"goal ke 3 bali adalah kesalahan konyol," kata @hlmf_.
"Apresiasi buat para pemain, betino walaupun bunuh diri, tapi kinerja nya patut di ancungin jempol," ujar @takim9144.
"kiper seng sehat mek adi satrio tok, kabeh plenger," kata @bimafadillahs_.
"Gianluca pas di persis bagus di arema begini," ujar @ilal_ardiansah.
"LIAT MAIN GIANLUCA JADI KEINGET ADIXI LENZIVIO YANG DEBUT KEBOBOLAN 5 GOL LAWAN PERSIK TERUS LANGSUNG DIJUAL," ujar martabakrasa_pisang.
"kiper yang asli hanyalah adi satriyo," ujar @dmasbahani28.
"Evaluasi Kabeh termasuk pelatih e," kata @muhamad_aryo_gumilang.
"Depan mati" an, yang belakang seenaknya sendiri," ujar @muhmdyusufff.
"Yang nyalahin betinho tolong semua salah jelas salah kiper kayak gak ada komunikasi sama sekali, bener gak kerja di solo, lapisan bek sama kiper busuk gak bener," ujar @davitmaulanaaaa dalam bahasa Jawa.
"MARCOS OUT," kata @harrth_.
"Wayae marcos OUT tidak konsisten," ujar @agussongolas87.
"Kehilangan Blade Karena Akumulasi,Kehilangan Adi Karena Cidera,Kehilangan wallison Maia Karena Cidera,Sangat Berpengaruh Bagi Team Arema,Layak Diapresiasi Main Malam Ini," kata @ociz07.
Babak 1
Terjadi kemelut di depan mulut gawang Mike Hauptmeijer di menit 2'.
Umpan yang diberikan Dalbeto menuju ke Gabi terbaca oleh lini belakang Bali United dan bisa dicedah untuk menjadi gol.
Bali United gagal melakukan percobaan pertama meski belum on target di menit 7'.
Irfan Jaya yang mencoba tendangan gunting dari dalam kotak penalti masih bisa diblok oleh Julian Guevara.
Percobaan kedua dilakukan di menit ke-10 saat menembak dari dalam kotak penalti.
Tendangannya masih mendapat gangguan dari Hansamu Yama sehingga tendangannya melebar ke atas gawang Gianluca.
Pemain lincah Arema FC, Gabi yang 4 kali berhadapan one on one dengan Ricky Fajrin selalu kalah duel.
Hansamu Yama mendapatkan kartu kuning di menit 15' setelah mengganggu Boris yang melakukan promising attack.
Bali United mencetak gol pertama melalui Teppei Yachida di menit 21'.
Bermula dari umpan jauh menuju sisi sayap.
Bola sempat dikontrol beberapa kali hingga mengecoh atau gerakan dummy pada pemain Arema FC.
Tendangannya yang diarahkan ke atas kanan gawang tak mampu diatasi Gianluca.
Wasit mengeluarkan kartu kuning kedua di menit ke-26 pada pemain Bali United Diego Campos.
Selang 1 menit, Diego Campos menggandakan kedudukan untuk Bali United.
Gianluca Pandeynuwu yang jalani debut sudah memungut dua kali bola di gawangnya kurang dari 7 menit.
Iksan Lestaluhu nyaris memperkecil ketertinggalan Arema FC di menit 33' saat mendapatkan peluang emas.
Ia yang langsung mengeksekusi bola di dalam kotak penalti masih melebar.
Kemelut yang tejadi di depan gawang membuat wasit menunjuk titik putih untuk Arema FC di menit 43'.
Wasit melihat adanya kontak Diogo Campos dengan Hansamu Yama di kotak penalti.
Wasit lalu melakukan checking VAR untuk memastikan penunjukan titip putih sudah layak.
Cek VAR sudah selesai, dugaan pelanggaran Diogo Campos tak diwujudkan jadi tendangan penalti.
Ia tak terlihat melanggar Hansamu Yama.
Tambahan waktu 3 menit diberikan wasit di babak pertama namun tak ada tambahan gol tercipta.
Babak 2
Memasuki babak kedua, Arema FC langsung kembali menyerang.
Menit 47', Arema FC mendapat sepak pojok, bola diangkat ke depan gawang oleh Gustavo Franca, namun sayang tak bisa dijangkau Gabriel Silva.
Menit 49', Boris Kopitovic melakukan pelanggaran, yang harus dibayar mahal dengan tendangan bebas 3 meter dari depan kotak putih.
Tendangan bebas Arema FC diambil Valdeci dan langsung diarahkan ke gawang, namun sayang bola bisa ditepis kiper.
Bola masih dikuasi Bali United, yang terus mencoba mencari celah.
Menit 51', Arema FC mendapat tendangan bebas, setelah Kadek Agung melakukan pelanggaran.
Namun tendangan bola mati yang dieksekusi Gustavo Franca ini masih bisa dibendung.
Menit 52', Arema FC mendapat tendangan sudut, dan kembali diambil Gustavo Franca.
Akan tetapi bola lagi-lagi bisa ditepis.
Menit 57', Arema FC kembali mendapat sepak pojok.
Namun sayang bola umpan dari Gustavo Franca disundul kurang akurat oleh Dalberto, hingga melambung tipis di atas mistar.
Menit 58', Arema FC mendapat peluang emas lewat tusukan cepat ke kotak penalti, kiper dengan sigap bisa amankan bola.
Menit 59', Arema FC dapat sepak pojok, diambil Valdeci, namun belum berbuah manis.
Menit 60', Dalberto nyaris mencetak gol dari depan gawang, namun sayang bola bisa direbut Bali United.
Bola masih dikuasai Arema FC, hingga bola sukses menjebol gawang lewat sepakan Dalbrto.
Akan tetapi sayang Rio Fahmi terkena offside.
Wasit pun melakukan pengecekan VAR untuk melihat posisi Rio Fahmi, apakah benar offside atau tidak.
Hasilnya, wasit mengesahkan gol Dalberto.
Skor 1-2, Arema FC mengejar.
Menit 65', Bali United menyerang cepat, hingga Teppei Yachida sukses kembali menjebol gawang Arema FC.
Gol tercipta lewat gerakan berputar (turning) yang indah di depan gawang, setelah mendapat umpan dari Irfan Jaya.
Skor 3-1, Serdadu Tridatu perlebar jarak.
Menit 75', Arema FC mendapat tendangan penalti, setelah pemain Bali United, Yusuf Meilana handball.
Dalberto yang menjadi eksekutor, sukses menjebol gawang Bali United.
Skor 2-3, menit 78'.
Cetakan gol ini membuat Arema FC semakin percaya diri untuk mengejar ketertinggalan.
Beberapa peluang tercipta, namun masih bisa digagalkan.
Menit 85', terjadi ketegangan di lapangan, setelah Johan Alfarizi sengaja mendorong pemain Bali United.
Ia menganggap pemain Bali United mengulur-ulur waktu.
Menit 88', Arema FC mendapat tendangan bebas, namun bisa dihala.
Kiper Bali United Mike Hauptmeijer tampak mendapat gangguan, dan terjatuh kesakitan.
Menit 92', Arema FC lagi-lagi mendapat tendangan bebas, namun bola bisa ditangkap kiper.
Bola dikuasai Bali United yang menyerang cepat.
Akan tetapi Betinho justru melakukan kesalahan fatal dengan mencetak gol ke gawangnya sendiri.
Awalnya, Betinho hendak menyundul bola ke arah kiper.
Akan tetapi kiper ternyata maju ke depan berusaha menangkap bola.
Miss komunikasi membuat Arema FC tertinggal 2-4.
Tak lama kemudian, Arema FC balik menyerang.
Dramatis, Bali United justru kebobolan gol yang dicetak oleh pemainnya sendiri, Kadek Arel, menit 95'.
Hal ini bermula ketika Valdeci melepaskan tendangan keras ke arah gawang.
Kadek Arel bermaksud memblok bola, namun justru bola mengenai kakinya dengan posisi salah, sehingga bola berbelok arah ke gawang dan menjebol pertahanan rekan setimnya.
Skor 3-4.
Sisa waktu semakin menipis, Arema FC mencoba menyamakan kedudukan, beberapa peluang didapat tapi gagal berbuah manis.
Skor tersebut bertahan sampai akhir pertandingan.
Arema FC
Pelatih: Marcos Santos
Kiper: Gianluca Claudio Pandeynuwu
Belakang: Hansamu Yama, Ilham Rio Fahmi, M Iksan Lestaluhu, Julian Guevara
Gelandang: Gildson Pablo de Oliveira Silva, Gustavo Franca Amadio, Betinho
Penyerang: Dalberto, Gabriel Silva Costa, Joel Vinicius
Cadangan: Johan Ahmad Farizi, Dendy Santoso, Leo Guntara, Dedik Setiawan, Arkhan Fikri, M. Anwar Rifai, Lucas Henrique Frigeri, Salim Akbar Tuharea, Valdeci Moreira da Silva, Jayus Hariono, Samuel Gideon Balinsa, Dwiki Mardianto
Bali United
Pelatih: Johhny Jansen
Kiper: Mike Hauptmeijer
Belakang: Joao Ferrari, Kadek Arel, Ricky Fajrin
Gelandang: I Kadek Agung Widyana Putra, Teppei Yachida, Tim Receveur
Penyerang: Boris Kopitovic, Diego Jessus Campos, Irfan Jaya, Thijmen Goppel
Cadangan: Cadangan: Rahmat, Bagas Adi Nugroho, Reyner Immanuelo Barusu, I Made Tito Wiratama, I Wayan Arta Wiguna, Maouri Ananda Yves Ramli Simon, Dewa Gede Aris Sanjaya, Jens Raven, Rizky Dwi Febrianto, Fitrul Dwi Rustapa, Yusuf Meilana Fuad Burhani, I Gede Agus Mahendra.
(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)