7 Jabatan Kepala Puskesmas di Gayo Lues Lowong, Ditunjuk Plt, Begini Penjelasan BKPSDM
Rizwan March 07, 2026 12:54 AM

TRIBUNGAYO.COM - Sebanyak tujuh Puskesmas di Kabupaten Gayo Lues saat ini dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Jabatan tersebut sudah berlangsung lama sehingga sempat dipertanyakan terkait kekosongan jabatan.

Terkait hal itu, Plt Kepala BKSDM Gayo Lues (Galus), Abdul Wahab memberikan penjelasan mengenai alasan dan mekanisme kebijakan tersebut.

Melansir Serambinews.com, Abdul Wahab menegaskan bahwa penunjukan ini bukan karena kekosongan jabatan.

Melainkan bagian dari upaya penyegaran sekaligus evaluasi kinerja untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.

Tujuh pejabat yang ditunjuk sebagai Plt kepala puskesmas di Gayo Lues adalah:

* Izda Riza Gusti RB, SKM (Puskesmas Dabun Gelang).
* dr Novita Wahyuni (Puskesmas Perawatan Kota Blangkejeren).
* dr Sabran Desky (Puskesmas Cinta Maju).
* Radiah, AMKL (Puskesmas Perawatan Kenyaran).
* drg Selvia Meiliza (Puskesmas Blangjerango).
* Tri Astuti, STrKeb, Bdn (Puskesmas Pintu Rime).
* Hasdawati, AMKeb (Puskesmas Rikit Gaib).

Menurut Abdul Wahab, status Plt diberikan untuk melihat kesanggupan dan komitmen pejabat dalam bekerja maksimal dalam jangka waktu tertentu. 

Evaluasi ini akan menjadi dasar apakah mereka layak diangkat sebagai kepala puskesmas definitif.

Ia menambahkan, kebijakan ini bukanlah langkah mendesak, melainkan wajar dilakukan karena pejabat lama sudah bekerja lebih dari tiga tahun sehingga diperlukan penyegaran.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jabatan kepala puskesmas merupakan jabatan tugas tambahan, sama halnya dengan kepala sekolah.

Sehingga tidak termasuk dalam jabatan eselon dan tidak melalui uji kompetensi atau seleksi jabatan struktural.

Dengan demikian, penunjukan Plt menjadi mekanisme yang sah untuk memastikan kualitas kepemimpinan di puskesmas tetap terjaga.

Pemkab Gayo Lues berharap kebijakan ini mampu mendorong peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih optimal, responsif, dan sesuai kebutuhan masyarakat. 

Abdul Wahab menekankan bahwa tujuan utama dari penyegaran ini adalah memastikan setiap puskesmas dapat memberikan pelayanan terbaik.

Sekaligus menjadi wadah pembuktian bagi pejabat yang ditunjuk apakah layak menjadi kepala puskesmas definitif.

Dengan langkah ini, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan di Gayo Lues tidak hanya berjalan, tetapi juga berkembang lebih baik.

Sehingga masyarakat merasakan manfaat nyata dari kebijakan penyegaran dan evaluasi kinerja tersebut.(*)

Baca juga: Antrean Panjang BBM juga Terjadi di SPBU Gayo Lues, Ternyata Ini Penyebabnya

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.